Curhat Warga Pekayon Pasar Rebo: Lagi Lebaran Rumah Kebanjiran, Sedih Banget
Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:11 WIB
loading...
Kondisi rumah warga Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang terendam banjir setinggi lutut hingga paha pada Sabtu (21/3/2026). Foto/Yuwantoro Winduajie
A
A
A
JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Sabtu (21/3/2026) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Satu di antaranya di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo , Jakarta Timur.
Pantauan di lokasi pada pukul 21.30 WIB, air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga paha orang dewasa. Bahkan, tempat ibadah seperti Masjid Jami' Al-Ma’mur, turut terdampak genangan.
Warga setempat, Tri (48), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras turun sejak sore hari. Ia menduga air yang merendam wilayahnya merupakan kiriman dari wilayah hulu termasuk Bogor yang mengalir melalui Kali Cipinang.
Baca Juga: Jakarta Panas Ekstrem, Pramono Sebut Hujan Diprediksi Turun Saat Lebaran
"Mulai sore hujan deras, ini kayaknya kiriman dari Bogor. Biasanya dari arah Jatinegara juga lewat Kali Cipinang," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Tri mengungkapkan, banjir seperti ini tergolong tidak biasa terjadi di wilayahnya. Genangan biasanya tidak sampai masuk ke dalam rumah warga meski hujan turun. "Kalau hujan biasanya nggak pernah banjir sampai begini," katanya.
Di wilayah RT 5, tercatat sekitar enam kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Sementara di wilayah RT 1, kondisi disebut lebih parah. "Di RT 1 lebih tinggi lagi dari sini."
Dia tak kuasa menahan kesedihan karena rumahnya ikut terendam saat momen Lebaran. "Ya nangis ajalah gue, lagi Lebaran begini rumah kebanjiran, sedih banget,” ucapnya.
Di rumahnya, sejumlah perabotan rumah tangga seperti kasur dan kulkas ikut terendam banjir. Sepeda motor juga terpaksa dibiarkan berada di dalam rumah karena tidak sempat dievakuasi.
Banjir juga menyebabkan sejumlah warga, terutama lansia, terjebak di rumah bertingkat. "Ada warga kita yang orang tua kejebak di atas," kata Tri.
Petugas gabungan, termasuk dari pemadam kebakaran, telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak.
Warga lainnya, Robi (32), pemilik warung Madura di ruas Jalan Cibubur, mengatakan tokonya juga sempat terendam banjir hingga menyebabkan kemacetan. "Hujan dari jam tiga, air sempat di atas lutut. Alhamdulillah barang-barang toko masih bisa diamankan," ujarnya.
Pantauan di lokasi pada pukul 21.30 WIB, air merendam permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga paha orang dewasa. Bahkan, tempat ibadah seperti Masjid Jami' Al-Ma’mur, turut terdampak genangan.
Warga setempat, Tri (48), mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras turun sejak sore hari. Ia menduga air yang merendam wilayahnya merupakan kiriman dari wilayah hulu termasuk Bogor yang mengalir melalui Kali Cipinang.
Baca Juga: Jakarta Panas Ekstrem, Pramono Sebut Hujan Diprediksi Turun Saat Lebaran
"Mulai sore hujan deras, ini kayaknya kiriman dari Bogor. Biasanya dari arah Jatinegara juga lewat Kali Cipinang," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Tri mengungkapkan, banjir seperti ini tergolong tidak biasa terjadi di wilayahnya. Genangan biasanya tidak sampai masuk ke dalam rumah warga meski hujan turun. "Kalau hujan biasanya nggak pernah banjir sampai begini," katanya.
Di wilayah RT 5, tercatat sekitar enam kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Sementara di wilayah RT 1, kondisi disebut lebih parah. "Di RT 1 lebih tinggi lagi dari sini."
Dia tak kuasa menahan kesedihan karena rumahnya ikut terendam saat momen Lebaran. "Ya nangis ajalah gue, lagi Lebaran begini rumah kebanjiran, sedih banget,” ucapnya.
Di rumahnya, sejumlah perabotan rumah tangga seperti kasur dan kulkas ikut terendam banjir. Sepeda motor juga terpaksa dibiarkan berada di dalam rumah karena tidak sempat dievakuasi.
Banjir juga menyebabkan sejumlah warga, terutama lansia, terjebak di rumah bertingkat. "Ada warga kita yang orang tua kejebak di atas," kata Tri.
Petugas gabungan, termasuk dari pemadam kebakaran, telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan membantu warga terdampak.
Warga lainnya, Robi (32), pemilik warung Madura di ruas Jalan Cibubur, mengatakan tokonya juga sempat terendam banjir hingga menyebabkan kemacetan. "Hujan dari jam tiga, air sempat di atas lutut. Alhamdulillah barang-barang toko masih bisa diamankan," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :