BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Jum'at, 13 Maret 2026 - 14:14 WIB
loading...
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengapresiasi Pemkab Banyumas yang telah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Pancasila. Foto/istimewa.
A
A
A
BANYUMAS - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP ) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah yang telah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Pancasila.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat menjadi keynote speaker Pembinaan Ideologi Pancasila di Kampus Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis, 12 Maret 2026.
Yudian menegaskan upaya tersebut sangat baik untuk mewujudkan pembangunan karakter anak-anak Bangsa menuju Indonesia Emas 2045. "Bentuk ini merupakan upaya kita bersama dalam membentuk karakter anak-anak muda generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Baca juga: 35 Pati TNI AD Dimutasi pada Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Yudian juga menjelaskan BPIP dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen) menerbitkan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila untuk tingkat Sekolah Dasar sampai Tingkat Atas.
"Sementara ini kami telah menerbitkan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila sementara sampai tingkat Pendidikan Atas,” ujarnya Jumat (13/3/2026).
Yudian juga memaparkan pentingnya peran pemuda dalam merawat dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Yudian berharap dengan adanya Peraturan Daerah tersebut dapat menjadi dasar hukum mengimplementasikan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas. "Saya berharap dengan adanya Perda ini dapat menjadi dasar diberlakukannya BTU di setiap sekolah,” harapnya.
Lihat video: LIVE Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Eko Heru Surono mengucapkan terima kasih kepada BPIP dan berharap BPIP terus mendukung Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memperkokoh Ideologi Pancasila. "Kami ucapkan terima kasih kepada BPIP yang terus mendukung program dan kegiatan untuk masyarakat Purwokerto,” ucapnya.
Eko mengaku nilai-nilai Pancasila sangat penting bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda generasi penerus bangsa. "Pancasila dilahirkan untuk mengatur pemerintah dan kita semua dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara", ujarnya.
Wakil Rektor satu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Noor Farid menegaskan pihak kampus sangat serius dalam memperkokoh nilai-nilai Pancasila kepada mahasiswa. "Dengan melalui mata kuliah dan program kampus kami berkomitmen terus memperkokoh nilai-nilai Pancasila", ujarnya.
Pihaknya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyumas yang sudah membuat Perda Pendidikan Pancasila. "Semoga ini menjadi percontohan Daerah lain untuk membentuk karakter Pancasila bagi generasi muda melalui Pendidikan", harapnya.
Direktur Sosialisasi Komunikasi BPIP Agus Mohammad Najib berharap kegiatan dalam rangka memperkokoh Ideologi Pancasila dapat terus berjalan secara terus menerus.
"Alhamdulillah terima kasih kepada pihak kampus dan Pemerintah sambutannya, semoga gotong royong ini terus berjalan terus menerus", ujarnya.
Agus melaporkan pembinaan ideologi Pancasila ini diikuti 500 peserta dari civitas akademika Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dengan harapan dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. "Kami mengajak kepada mahasiswa untuk terus memahami dan mempelajari sejarah Pancasila secara utuh", ajaknya.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat menjadi keynote speaker Pembinaan Ideologi Pancasila di Kampus Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis, 12 Maret 2026.
Yudian menegaskan upaya tersebut sangat baik untuk mewujudkan pembangunan karakter anak-anak Bangsa menuju Indonesia Emas 2045. "Bentuk ini merupakan upaya kita bersama dalam membentuk karakter anak-anak muda generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Baca juga: 35 Pati TNI AD Dimutasi pada Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Yudian juga menjelaskan BPIP dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendidasmen) menerbitkan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila untuk tingkat Sekolah Dasar sampai Tingkat Atas.
"Sementara ini kami telah menerbitkan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila sementara sampai tingkat Pendidikan Atas,” ujarnya Jumat (13/3/2026).
Yudian juga memaparkan pentingnya peran pemuda dalam merawat dan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Yudian berharap dengan adanya Peraturan Daerah tersebut dapat menjadi dasar hukum mengimplementasikan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila kepada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas. "Saya berharap dengan adanya Perda ini dapat menjadi dasar diberlakukannya BTU di setiap sekolah,” harapnya.
Lihat video: LIVE Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Eko Heru Surono mengucapkan terima kasih kepada BPIP dan berharap BPIP terus mendukung Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memperkokoh Ideologi Pancasila. "Kami ucapkan terima kasih kepada BPIP yang terus mendukung program dan kegiatan untuk masyarakat Purwokerto,” ucapnya.
Eko mengaku nilai-nilai Pancasila sangat penting bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda generasi penerus bangsa. "Pancasila dilahirkan untuk mengatur pemerintah dan kita semua dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara", ujarnya.
Wakil Rektor satu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Noor Farid menegaskan pihak kampus sangat serius dalam memperkokoh nilai-nilai Pancasila kepada mahasiswa. "Dengan melalui mata kuliah dan program kampus kami berkomitmen terus memperkokoh nilai-nilai Pancasila", ujarnya.
Pihaknya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyumas yang sudah membuat Perda Pendidikan Pancasila. "Semoga ini menjadi percontohan Daerah lain untuk membentuk karakter Pancasila bagi generasi muda melalui Pendidikan", harapnya.
Direktur Sosialisasi Komunikasi BPIP Agus Mohammad Najib berharap kegiatan dalam rangka memperkokoh Ideologi Pancasila dapat terus berjalan secara terus menerus.
"Alhamdulillah terima kasih kepada pihak kampus dan Pemerintah sambutannya, semoga gotong royong ini terus berjalan terus menerus", ujarnya.
Agus melaporkan pembinaan ideologi Pancasila ini diikuti 500 peserta dari civitas akademika Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dengan harapan dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. "Kami mengajak kepada mahasiswa untuk terus memahami dan mempelajari sejarah Pancasila secara utuh", ajaknya.
(cip)
Lihat Juga :