Jelang Idulfitri, Pemprov Kalteng Salurkan Banpres dan KHBS untuk 205 Ribu Warga
Jum'at, 13 Maret 2026 - 12:31 WIB
loading...
Saat Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo serta unsur Forkopimda menyalurkan bantuan pangan di Rumah Jabatan Gubernur di Palangka Raya, Kamis (13/3/2026)./FOTO: SIGIT DZAKWAN (Jurnalis iNews Kalteng)
A
A
A
PALANGKARAYA - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan kepada ratusan ribu masyarakat sekaligus menggelar Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur di Palangka Raya, Kamis (13/3/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo serta unsur Forkopimda.
Bantuan yang disalurkan merupakan Bantuan Pangan Presiden (Banpres) dan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang ditujukan bagi masyarakat penerima manfaat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, program Kartu Huma Betang Sejahtera akan disalurkan secara berkala kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini akan kita salurkan secara berkala sekitar empat sampai enam kali dalam satu tahun kepada masyarakat penerima manfaat,” kata Agustiar.
Ia juga mengingatkan agar proses penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Saya minta penyalurannya tepat waktu dan tepat sasaran. Jangan sampai yang menerima justru orang yang mampu, yang punya mobil. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyampaikan, bantuan pangan dari pemerintah pusat tersebut diberikan kepada lebih dari 205 ribu masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Hari ini Bapak Gubernur bersama jajaran melaksanakan launching penyerahan bantuan pangan dari program Bapak Presiden. Ada sekitar 205 ribu lebih masyarakat Kalimantan Tengah yang menerima bantuan sesuai dengan data yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dua program berbeda, sehingga tidak semua penerima mendapatkan keduanya sekaligus.
“Memang ada masyarakat yang menerima Banpres, ada juga yang menerima Kartu Huma Betang Sejahtera. Jadi tidak selalu keduanya diterima oleh orang yang sama,” jelasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat. Selain itu, masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih stabil di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Melalui penyaluran bantuan dan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang Lebaran.
Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur di Palangka Raya, Kamis (13/3/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo serta unsur Forkopimda.
Bantuan yang disalurkan merupakan Bantuan Pangan Presiden (Banpres) dan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang ditujukan bagi masyarakat penerima manfaat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan, program Kartu Huma Betang Sejahtera akan disalurkan secara berkala kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini akan kita salurkan secara berkala sekitar empat sampai enam kali dalam satu tahun kepada masyarakat penerima manfaat,” kata Agustiar.
Ia juga mengingatkan agar proses penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Saya minta penyalurannya tepat waktu dan tepat sasaran. Jangan sampai yang menerima justru orang yang mampu, yang punya mobil. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyampaikan, bantuan pangan dari pemerintah pusat tersebut diberikan kepada lebih dari 205 ribu masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Hari ini Bapak Gubernur bersama jajaran melaksanakan launching penyerahan bantuan pangan dari program Bapak Presiden. Ada sekitar 205 ribu lebih masyarakat Kalimantan Tengah yang menerima bantuan sesuai dengan data yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari dua program berbeda, sehingga tidak semua penerima mendapatkan keduanya sekaligus.
“Memang ada masyarakat yang menerima Banpres, ada juga yang menerima Kartu Huma Betang Sejahtera. Jadi tidak selalu keduanya diterima oleh orang yang sama,” jelasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat. Selain itu, masyarakat yang hadir dapat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih stabil di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Melalui penyaluran bantuan dan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang Lebaran.
(unt)
Lihat Juga :