1,2 Juta Warga Bekasi Ditargetkan Terlayani Air Bersih hingga 2027
Senin, 09 Maret 2026 - 04:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Daftar Nama Korban Longsor TPST Bantargebang, 4 Meninggal dan 2 Selamat
Penambahan pelanggan baru diprioritaskan pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, kawasan permukiman baru yang terus berkembang, serta daerah yang telah memiliki jaringan distribusi air eksisting. Dengan target tersebut, dari total sekitar 3,4 juta penduduk Kabupaten Bekasi pada 2026 yang diperkirakan meningkat menjadi 3,5 juta jiwa pada 2027, sekitar 1,2 juta warga diharapkan dapat terlayani jaringan air bersih Tirta Bhagasasi.
Selain memperluas cakupan layanan, perusahaan juga berupaya menekan tingkat kehilangan air. Manajemen membentuk tim khusus untuk menertibkan sambungan pipa air yang tidak terdaftar guna melindungi hak pelanggan sekaligus memastikan distribusi air berjalan optimal.
Langkah penertiban tersebut dimulai di wilayah pelayanan Cabang Cibarusah dan akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain. Upaya ini juga ditujukan untuk mengatasi berbagai penyebab kehilangan air, mulai dari kebocoran pipa lama, evaluasi akurasi meter air, hingga keberadaan sambungan ilegal di lapangan.
Penambahan pelanggan baru diprioritaskan pada wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, kawasan permukiman baru yang terus berkembang, serta daerah yang telah memiliki jaringan distribusi air eksisting. Dengan target tersebut, dari total sekitar 3,4 juta penduduk Kabupaten Bekasi pada 2026 yang diperkirakan meningkat menjadi 3,5 juta jiwa pada 2027, sekitar 1,2 juta warga diharapkan dapat terlayani jaringan air bersih Tirta Bhagasasi.
Selain memperluas cakupan layanan, perusahaan juga berupaya menekan tingkat kehilangan air. Manajemen membentuk tim khusus untuk menertibkan sambungan pipa air yang tidak terdaftar guna melindungi hak pelanggan sekaligus memastikan distribusi air berjalan optimal.
Langkah penertiban tersebut dimulai di wilayah pelayanan Cabang Cibarusah dan akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain. Upaya ini juga ditujukan untuk mengatasi berbagai penyebab kehilangan air, mulai dari kebocoran pipa lama, evaluasi akurasi meter air, hingga keberadaan sambungan ilegal di lapangan.
(shf)
Lihat Juga :