BMKG: Empat Bibit Siklon Tropis Terpantau di Sekitar Indonesia, Waspada Cuaca Ekstrem

Sabtu, 07 Maret 2026 - 23:37 WIB
loading...
BMKG: Empat Bibit Siklon...
BMKG melaporkan empat Bibit Siklon Tropis yang sempat terpantau di sekitar wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) melaporkan empat Bibit Siklon Tropis yang sempat terpantau di sekitar wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir, yakni Bibit Siklon Tropis 90S, 93S, 92P, dan 95W. Keempatnya memiliki dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

BMKG pun melaporkan bahwa dari empat sistem tersebut, dua di antaranya kini telah dinyatakan tidak aktif. Saat ini, Bibit Siklon Tropis 90S terbentuk pada 27 Februari 2026 pukul 19.00 WIB di wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta, kini sistem tersebut telah dinyatakan tidak aktif.

"Bibit Siklon Tropis 92P yang terbentuk pada 2 Maret 2026 pukul 07.00 WIB di wilayah monitoring TCWC Jakarta juga telah dinyatakan tidak aktif," tulis BMKG dikutip dari media sosial resminya, Sabtu (7/3/2026).

Baca juga: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026, BMKG: Bakal Lebih Panjang!

Sementara itu, BMKG mengungkapkan saat ini Bibit Siklon Tropis 93S yang terbentuk pada 2 Maret 2026 pukul 13.00 WIB masih terpantau di Samudra Hindia bagian barat Australia. "Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diperkirakan bergerak perlahan ke arah barat dalam 24 jam ke depan," tulisnya.

Bibit Siklon Tropis 95W terbentuk pada 4 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di luar wilayah monitoring TCWC Jakarta. Pada 6 Maret 2026 pukul 01.00 WIB, sistem ini terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua dan masuk dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta. Sistem ini juga memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diperkirakan bergerak perlahan ke arah barat.

Lihat video: CUACA EKSTREM MENGINTAI! Apakah Kita Siap Hadapi Bencana Hidrometeorologi?


BMKG mengatakan meski peluangnya rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, beberapa bibit siklon tersebut dapat menimbulkan dampak tidak langsung berupa peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

"BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan tersebut," imbaunya.

Berikut dampak tidak langsung empat Bibit Siklon Tropis di sekitar wilayah Indonesia:

Bibit Siklon Tropis 90S

- Sudah tidak berdampak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia.

Bibit Siklon Tropis 93S

- Saat ini posisi berada di Samudra Hindia barat Australia.

Dampak tidak langsung Bibit Siklon Tropis 93S:

Gelombang 1.25-2.5 m
• Laut Jawa, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian tengah hingga selatan, Laut Flores dan Laut Sawu

Gelombang 2.5-4.0 m

• Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sumbawa, Perairan Selatan Sumba hingga Sabu, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga D.I Yogyakarta dan Samudra Hindia selatan NTT hingga NTB

Bibit Siklon Tropis 92P

- Sudah tidak berdampak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia

Bibit Siklon Tropis 95W

- Berada di wilayah monitoring TCWC Jakarta di Samudra Pasifik utara Papua.
- Dampak tidak langsung Bibit Siklon Tropis 95W:

Gelombang 1.25-2.5 m

• Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua dan di Laut Maluku

Gelombang 2.5-4.0 m di:
• Samudera Pasifik utara Maluku.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved