Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Orang, Sahroni: Polisi Harus Tindak Tegas Pelaku!
Kamis, 05 Maret 2026 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Sahroni pun menyoroti mekanisme pengawasan kampus yang lemah. Ia pun meminta kampus lebih aktif mengawasi kegiatan mahasiswanya.
“Dan kalau pelakunya ada sebanyak itu, berarti ada sistem pengawasan yang gagal. Makanya, kampus harus proaktif mengaudit kegiatan kemahasiswaan yang berpotensi melahirkan budaya kekerasan atau senioritas yang tidak sehat,” tegas Sahroni.
“Jika nanti ditemukan ada pembiaran, maka pihak kampus juga harus dievaluasi oleh Kemendiktisaintek dan potensi unsur pidananya oleh kepolisian. Ini penting untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Kuasa hukum Arnendo, Zainal Petir pada Rabu (4/2/2026), mengatakan total ada 30 mahasiswa yang menganiaya Arnendo. Mereka merupakan teman satu angkatan dan senior korban di Jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Undip.
“Dan kalau pelakunya ada sebanyak itu, berarti ada sistem pengawasan yang gagal. Makanya, kampus harus proaktif mengaudit kegiatan kemahasiswaan yang berpotensi melahirkan budaya kekerasan atau senioritas yang tidak sehat,” tegas Sahroni.
“Jika nanti ditemukan ada pembiaran, maka pihak kampus juga harus dievaluasi oleh Kemendiktisaintek dan potensi unsur pidananya oleh kepolisian. Ini penting untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Kuasa hukum Arnendo, Zainal Petir pada Rabu (4/2/2026), mengatakan total ada 30 mahasiswa yang menganiaya Arnendo. Mereka merupakan teman satu angkatan dan senior korban di Jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya Undip.
(rca)
Lihat Juga :