BPIP Gandeng LPM Riau Perkuat Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat

Minggu, 01 Maret 2026 - 17:46 WIB
loading...
BPIP Gandeng LPM Riau...
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menegaskan, bangsa Indonesia memiliki potensi besar yang harus terus dirawat dalam semangat persatuan. Foto/Dok.SindoNews
A A A
PEKANBARU - Penguatan nilai-nilai Pancasila di masyarakat kembali ditegaskan sebagai fondasi utama menjaga persatuan dan ketahanan ideologi bangsa. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi bertema “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di Tengah Masyarakat Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Raya” yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau 28 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 350 peserta yang merupakan perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Provinsi Riau. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran ideologis masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam menghadapi tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, serta dinamika sosial yang semakin kompleks.

Baca juga: Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menegaskan, bangsa Indonesia memiliki potensi besar yang harus terus dirawat dalam semangat persatuan.



“Kita ini bangsa yang paling dikasihi Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, melalui sosialisasi nilai-nilai Pancasila, kita harus terus memperkuat persatuan dan mengoptimalkan potensi positif bangsa ini," ujarnya, dikutip Minggu (1/3/2026).

Yudian juga menekankan keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dikelola dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga: BPIP Ajak Masyarakat Bantul Tanamkan Semangat Kebangsaan dan Nilai-nilai Pancasila

“Setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, tetapi caranya tidak harus selalu sama. Inilah makna Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Plt. Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Prakoso mengingatkan tantangan ideologis di era digital semakin nyata dan tidak dapat diabaikan.

“Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, kita menghadapi tantangan serius berupa masuknya paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila, termasuk radikalisme, intoleransi, dan penyebaran hoaks yang dapat memecah belah bangsa.”

Menurutnya, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh keteguhan karakter bangsa. “Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi oleh karakter bangsa yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila. Karena itu, BPIP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.”

Sekretaris Jenderal DPP LPM Muhammad Chairul Idham Dalimunthe, menyampaikan apresiasi atas komitmen penguatan ideologi Pancasila yang terus digalakkan. “Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPIP, khususnya kepada Bapak Yudian, atas kehadiran dan komitmennya dalam menguatkan ideologi Pancasila di tengah masyarakat. Banyak daerah yang menunggu kehadiran BPIP di Medan, Manado, Makassar, Bandung, Samarinda, dan berbagai wilayah lainnya, karena kami merasakan betul betapa pentingnya penguatan ideologi ini,” ujarnya.

Dia menambahkan penguatan ideologi tidak boleh berhenti meskipun tantangan terus berkembang. “Kita berkumpul hari ini karena rasa prihatin. Ketika terjadi gejolak di masyarakat, itu menjadi pengingat bagi kita bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak boleh berhenti. Kalau jiwa Pancasila tertanam kuat, masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bangsa ini akan tetap damai serta bersatu.”

Lebih lanjut, dia menegaskan kesiapan LPM untuk terus bersinergi dalam menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila. “LPM siap menjadi kader dan mitra strategis BPIP dalam menyosialisasikan Pancasila dari tingkat bawah. Karena membangun bangsa harus dimulai dari akar rumput. Jika jiwa Pancasila hidup di tengah masyarakat, maka apa pun yang kita bangun akan kokoh dan berkelanjutan,” tandasnya.

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, menegaskan bahwa karakter masyarakat Riau yang terbuka menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menjaga persatuan.

“Riau adalah provinsi yang sangat terbuka, dengan tingkat keberagaman yang tinggi dan mobilitas masyarakat yang dinamis. Keterbukaan ini adalah kekuatan, tetapi sekaligus juga tantangan. Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kebutuhan bersama untuk menjaga persatuan.”

Ia juga menyampaikan capaian positif Provinsi Riau dalam menjaga harmoni sosial. “Alhamdulillah, berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama, Provinsi Riau saat ini berada pada kategori zona hijau. Ini menunjukkan bahwa hubungan antarumat beragama di Riau berjalan baik, stabil, dan harmonis.”

Menurutnya, komitmen terhadap Pancasila menjadi kunci dalam menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa. “Penguatan Pancasila di Riau bukan pilihan, tetapi kebutuhan untuk memastikan keberagaman tetap menjadi energi persatuan.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Indonesia Raya yang bersatu, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Kapolda Riau Copot Kapolsek...
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki
2.713 Hektare Hutan...
2.713 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar, Riau Siaga Darurat Karhutla!
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
BPIP Undang Jokowi dan...
BPIP Undang Jokowi dan Gibran di Upacara Harlah Pancasila, PDIP: Insya Allah Megawati Hadir
Rekomendasi
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved