BMKG Tegaskan Kabar Prediksi Gempa Megathrust Besar Tahun 2026 Hoaks
Rabu, 25 Februari 2026 - 13:02 WIB
loading...
Ramai di media sosial (medsos) tentang adanya prediksi gempa megathrust besar yang akan melanda seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2026. BMKG menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks. Foto/Dok BMKG
A
A
A
JAKARTA - Ramai di media sosial ( medsos ) tentang adanya prediksi gempa megathrust besar yang akan melanda seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks.
"Beredar unggahan yang menyebutkan bahwa BMKG memprediksi gempa megathrust besar akan terjadi di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Informasi tersebut tidak benar," tulis BMKG melalui akun Instagram resminya @infoBMKG, Rabu (25/2/2026).
Pihak BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini, secara ilmiah belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa bumi secara tepat dan akurat.
Baca Juga: Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Menghadapi Gempa Megathrust
"BMKG tidak pernah menyampaikan prediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat," tulis pernyataan resmi BMKG tersebut.
BMKG menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara “Kajian Potensi” dan “Prediksi Waktu Kejadian”. BMKG secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik dan kajian terhadap potensi sumber gempa di berbagai wilayah Indonesia. Namun, kajian tersebut bertujuan untuk pemetaan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan atau mitigasi, bukan untuk menentukan kapan bencana akan terjadi.
"Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi," tegas BMKG.
"Beredar unggahan yang menyebutkan bahwa BMKG memprediksi gempa megathrust besar akan terjadi di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Informasi tersebut tidak benar," tulis BMKG melalui akun Instagram resminya @infoBMKG, Rabu (25/2/2026).
Pihak BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini, secara ilmiah belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa bumi secara tepat dan akurat.
Baca Juga: Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Menghadapi Gempa Megathrust
"BMKG tidak pernah menyampaikan prediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat," tulis pernyataan resmi BMKG tersebut.
BMKG menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara “Kajian Potensi” dan “Prediksi Waktu Kejadian”. BMKG secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik dan kajian terhadap potensi sumber gempa di berbagai wilayah Indonesia. Namun, kajian tersebut bertujuan untuk pemetaan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan atau mitigasi, bukan untuk menentukan kapan bencana akan terjadi.
"Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi," tegas BMKG.
(zik)
Lihat Juga :