Ini Penampakan Pesawat Pengangkut BBM yang Jatuh di Kaltara
Kamis, 19 Februari 2026 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 04.10 UTC atau 12.10 WITA menuju Bandar Udara Tarakan dengan membawa muatan BBM milik Pertamina. Waktu kedatangan di Tarakan diperkirakan pada pukul 05.15 UTC atau 13.15 WITA.
Dalam penerbangan, pilot sempat menyampaikan perkiraan posisi Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC atau 12.24 WITA kepada petugas pengatur lalu lintas udara Tarakan. Namun, pada pukul 04.20 UTC atau 12.20 WITA, petugas menerima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.
Baca juga: Pilot Pelita Air yang Jatuh Dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan, Ini Identitasnya
Pesawat diketahui hanya membawa satu orang awak, yakni pilot. Berdasarkan data awal, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam. Otoritas memastikan pesawat berada dalam kondisi layak terbang sebelum insiden terjadi.
Dalam penerbangan, pilot sempat menyampaikan perkiraan posisi Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC atau 12.24 WITA kepada petugas pengatur lalu lintas udara Tarakan. Namun, pada pukul 04.20 UTC atau 12.20 WITA, petugas menerima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.
Baca juga: Pilot Pelita Air yang Jatuh Dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan, Ini Identitasnya
Pesawat diketahui hanya membawa satu orang awak, yakni pilot. Berdasarkan data awal, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.
Dari sisi kelaikudaraan, pesawat telah menjalani pemeriksaan rutin 100 jam dan 200 jam pada 11 Februari 2026 dengan total jam terbang mencapai 3.303 jam. Otoritas memastikan pesawat berada dalam kondisi layak terbang sebelum insiden terjadi.
Lihat Juga :