Lazisnu Gelar Literasi Keuangan bagi Gen Z dan Perempuan Surabaya
Rabu, 18 Februari 2026 - 22:13 WIB
loading...
NU Care-LAZISNU menggelar kegiatan literasi keuangan bagi Generasi Z dan perempuan-perempuan muda di Surabaya. FOTO/IST
A
A
A
SURABAYA - NU Care-LAZISNU menggelar kegiatan literasi keuangan bagi Generasi Z dan perempuan-perempuan muda di Surabaya, pekan lalu. Program ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperkuat fondasi keuangan generasi muda dan perempuan melalui edukasi serta pengembangan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kegiatan literasi keuangan hasil kerja sama LAZISNU PBNU dan Tokio Marine Life ini menghadirkan dua narasumber, yakni Head of Agency Activation and Retention Tokio Marine Life Nila Kurniasari dan Ketua LAZISNU Jawa Timur A Afif Amrullah dengan latar belakang ekonomi syariah.
Wakil Ketua LAZISNU Jawa Timur, Mohammad Su’eb menjelaskan ini mendorong penguatan pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak sebagai fondasi menuju kemandirian ekonomi.
"Literasi keuangan ini penting tidak hanya untuk kebutuhan personal, tetapi juga sebagai pintu masuk penguatan kesadaran filantropi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Pembekalan literasi keuangan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cakap mengelola keuangan sekaligus memiliki kepedulian sosial," kata Su'eb dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (18/2/2026).
Su'eb berharap kegiatan literasi keuangan bermanfaat sebagai bekal dalam mengelola keuangan secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin untuk mendukung program-program edukasi generasi muda.
Kegiatan literasi keuangan hasil kerja sama LAZISNU PBNU dan Tokio Marine Life ini menghadirkan dua narasumber, yakni Head of Agency Activation and Retention Tokio Marine Life Nila Kurniasari dan Ketua LAZISNU Jawa Timur A Afif Amrullah dengan latar belakang ekonomi syariah.
Wakil Ketua LAZISNU Jawa Timur, Mohammad Su’eb menjelaskan ini mendorong penguatan pemahaman pengelolaan keuangan yang bijak sebagai fondasi menuju kemandirian ekonomi.
"Literasi keuangan ini penting tidak hanya untuk kebutuhan personal, tetapi juga sebagai pintu masuk penguatan kesadaran filantropi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Pembekalan literasi keuangan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cakap mengelola keuangan sekaligus memiliki kepedulian sosial," kata Su'eb dalam keterangan tertulis dikutip, Rabu (18/2/2026).
Su'eb berharap kegiatan literasi keuangan bermanfaat sebagai bekal dalam mengelola keuangan secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin untuk mendukung program-program edukasi generasi muda.
Lihat Juga :