Keramaian di Instagram Bikin Festival Imlek di Bundaran HI Makin Dipadati Warga
Senin, 16 Februari 2026 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Setelah tiba dan menyaksikan langsung, Widi kagum dengan ornamen Imlek yang hiasi kawasan HI. Ia memuji keindahan dekorasi Imlek tahun ini yang menurutnya jauh lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, terutama saat malam hari.
"Ternyata oke banget. Keren ya, pokoknya asyik lah. Apalagi kalau malam lampu-lampunya warna-warni. Hiasannya makin maju ya, tahun lalu enggak ada, tahun ini benar-benar ramai," tuturnya.
Selain untuk memuaskan rasa ingin tahu, kedatangan Widi juga menjadi cara untuk menikmati suasana malam jelang hari libur. "Karena besok libur, jadi ya sekalian menghabiskan malam liburan di sini sambil melihat-lihat," jelasnya.
Sekadar informasi, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Festival Imlek 2026 di Kawasan Bundaran HI. Ia mengatakan, perayaan tersebut menjadi simbol Jakarta sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
"Bagi pemerintah DKI Jakarta kenapa acara ini diadakan? Karena sekali lagi, Jakarta akan menjadi kota yang inklusif, kota global, kota bagi siapapun, bagi semua agama-agama yang diakui pemerintah, termasuk tentunya merayakan Imlek yang ada di Jakarta," kata Pramono, Jumat (13/2/2026).
"Ternyata oke banget. Keren ya, pokoknya asyik lah. Apalagi kalau malam lampu-lampunya warna-warni. Hiasannya makin maju ya, tahun lalu enggak ada, tahun ini benar-benar ramai," tuturnya.
Selain untuk memuaskan rasa ingin tahu, kedatangan Widi juga menjadi cara untuk menikmati suasana malam jelang hari libur. "Karena besok libur, jadi ya sekalian menghabiskan malam liburan di sini sambil melihat-lihat," jelasnya.
Sekadar informasi, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Festival Imlek 2026 di Kawasan Bundaran HI. Ia mengatakan, perayaan tersebut menjadi simbol Jakarta sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi semua kalangan.
"Bagi pemerintah DKI Jakarta kenapa acara ini diadakan? Karena sekali lagi, Jakarta akan menjadi kota yang inklusif, kota global, kota bagi siapapun, bagi semua agama-agama yang diakui pemerintah, termasuk tentunya merayakan Imlek yang ada di Jakarta," kata Pramono, Jumat (13/2/2026).
(rca)
Lihat Juga :