Berkerumun Tunggu Penumpang, Ojol dan Ojek Pangkalan Akan Dibubarkan Paksa

Kamis, 17 September 2020 - 15:24 WIB
loading...
Berkerumun Tunggu Penumpang,...
Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara merutinkan pengawasan terhadap ojek. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, khususnya bagi pengemudi ojek, petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara merutinkan pengawasan. Pengemudi ojek online (ojol) maupun ojek pangkalan yang masih berkerumun, langsung diminta membubarkan diri.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Harlem Simanjuntak mengatakan, seluruh petugas diarahkan untuk bertindak dengan menggebah (menggertak) jika menemukan kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan. Hal ini sebagai bentuk penyelamatan warga dari penyebaran Covid-19.

“Petugas akan menggebah jika terdapat kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan lebih dari lima orang. Hal ini dilakukan demi menyelamatkan warga dari penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” kata Harlem saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020). (Baca juga: Jika Melanggar Ini Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang)

Menurut Harlem, hampir setiap kecamatan di Jakarta Utara terdapat kerumunan pengemudi ojek daring dan pangkalan di lokasi kawasan pusat perbelanjaan, seperti pasar dan mal. “Dari enam kecamatan, hanya Kecamatan Cilincing yang lebih sedikit adanya kerumunan," jelasnya.

Harlem melanjutkan, dalam pelaksanaan pengawasan terhadap pengemudi ojek, ia memastikan bahwa petugas akan mencatat lokasi beserta lampiran foto atau video. Jika pengemudi masih tetap berkerumun pasca penggebahan, akan dilaporkan ke perusahaan penyedia jasa ojek tersebut. (Baca juga: Tak Hanya Sekda DKI, Ini 10 Pejabat di Pemprov DKI yang Terpapar Covid-19)

“Hampir 50 pelanggaran berkerumun yang kita laporkan setiap hari ke Dinas DKI Jakarta. Yang akan menindak nanti dari dinas bekerjasama dengan perusahaan penyedia jasa ojek daring untuk mematikan sinyal aplikasi pengemudi. Kami hanya melaporkan data saja,” tegasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Grab Indonesia Tutup...
Grab Indonesia Tutup Program Langganan Akses Hemat untuk Driver GrabBike
Ungkap Risiko, MODANTARA...
Ungkap Risiko, MODANTARA Minta Batas Potongan Platform 8% Ditinjau Kembali
Rekomendasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved