Gawat! Ruang ICU Pasien Covid-19 Gejala Berat di Bekasi Tersisa 3 Tempat Tidur

Kamis, 17 September 2020 - 12:49 WIB
loading...
Gawat! Ruang ICU Pasien...
Ruang ICU untuk isolasi pasien yang terpapar virus corona di Kota Bekasi kian berkurang karena banyaknya pasien yang menjalani perawatan.Foto/Istimewa.
A A A
BEKASI - Penyebaran virus corona di Kota Bekasi terus mengalami lonjakan dan semakin mengkhawatirkan hingga hari ini. Kondisi ini di perparah lagi dengan semakin berkurangnya ruang ICU (Intensive Care Unit) untuk isolasi pasien yang terpapar virus corona.

Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Kota Bekasi, Eko Nugroho mengemukakan, ruang ICU untuk isolasi pasien di wilayahnya kini hanya tersisa tiga tempat tidur. Hal itu menurutnya menjadi masalah apabila penyebaran Covid-19 terus melambung tinggi beberapa pekan terakhir ini.

"Saat ini tersisa tiga tempat tidur untuk ruang ICU bagi pasien dengan gejala berat Covid-19, rumah sakit swasta di Kota Bekasi sendiri yang melayani penanganan Covid-19 ada 45 rumah sakit," kata Eko, Kamis (17/9/2020). Saat ini, kata dia, permintaan isolasi bagi pasien yang terpapar Covid-19 sangat tinggi.

Hal itu dilihat setelah rumah sakit swasta di Kota Bekasi hanya menyediakan 199 tempat tidur kini bertambah menjadi 550."Kasur yang terisi sampai dengan hari ini masih diangka 428, itu hanya untuk pasien corona dengan tingkatan gejala ringan. Untuk gejala berat ada 51 tempat tidur dan kini hanya tersisa tiga," ungkapnya.

Eka menjelaskan, ruang isolasi pasien corona dengan gejala berat membutuhkan ventilator. Namun, karena keterbatasan anggaran, rumah sakit tidak banyak menambah ruang isolasi bagi pasien gejala berat. Dengan kondisi saat ini, dia khawatir akan berimbas pada tingginya kemungkinan angka kematian. (Baca: Empat Tahanan Lapas Bulak Kapal Positif Covid-19)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Rekomendasi
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved