Penabur Berbagi Perkuat Peran Guru Kristen dalam Panggilan Pendidikan Gereja dan Bangsa

Jum'at, 06 Februari 2026 - 21:28 WIB
loading...
Penabur Berbagi Perkuat...
Yayasan BPK Penabur melalui Unit Penabur Berbagi menyelenggarakan Penabur Berbagi Pelatihan ke-2. Foto/istimewa
A A A
BOGOR - Yayasan BPK Penabur melalui Unit Penabur Berbagi menyelenggarakan Penabur Berbagi Pelatihan ke-2. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan guru Kristen yang berkelanjutan.

Program ini menjadi wujud komitmen Yayasan BPK Penabur dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Kristen di Indonesia secara konsisten dan berkesinambungan. Program Penabur Berbagj Pelatihan diikuti 595 peserta dari berbagai Provinsi.

Sebagai kelanjutan dari pelatihan sebelumnya, kegiatan ini diarahkan untuk semakin memperlengkapi para guru Kristen agar tetap relevan, kreatif, inovatif, serta setia pada panggilan iman dalam melayani dunia pendidikan di tengah dinamika dan perubahan zaman.

Baca juga: Kisah Sukses 3 Alumni BPK Penabur Jakarta, Profesor Termuda hingga Chef Profesional

Koordinator Unit Penabur Berbagi Sumarmo yang juga adalah Ketua BPK Penabur Cimahi, menyampaikan bahwa rangkaian program Penabur Berbagi dirancang sebagai ruang belajar dan berbagi yang berkelanjutan, guna meneguhkan peran guru Kristen tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik karakter dan iman.

“Penabur Berbagi merupakan wujud partisipasi Yayasan BPK Penabur dalam menghadirkan pendidikan yang holistik—mengintegrasikan kompetensi profesional, nilai-nilai Kristiani, dan kepekaan terhadap perkembangan zaman. Melalui rangkaian pelatihan ini, kami ingin memastikan para guru diperlengkapi secara berkelanjutan agar dapat memberi dampak nyata bagi pembentukan generasi yang beriman, berintegritas, dan bertanggung jawab,” jelasnya, Jumat (6/2/2026).

Ketua Komisi Pendidikan PGI sekaligus Ketua Umum Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi menegaskan program Penabur Berbagi merupakan bagian dari komitmen Yayasan dalam memperkuat kualitas dan ketangguhan guru Kristen sebagai ujung tombak pendidikan yang berdampak bagi gereja dan bangsa.

Lihat video: Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar dan Rektor, Bahas Arah Pendidikan Tinggi Nasional


"Kami percaya bahwa guru Kristen tidak hanya menjalankan peran profesional sebagai pendidik, tetapi juga membawa misi panggilan iman dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan takut akan Tuhan. Melalui pelatihan berkelanjutan ini, Yayasan BPK Penabur ingin memastikan para guru terus diperlengkapi agar mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Kristiani,” ujarnya.

Adri Lazuardi juga menambahkan sinergi antara lembaga pendidikan Kristen dan gereja perlu terus diperkuat agar pendidikan Kristen dapat menjadi kesaksian yang relevan di tengah masyarakat. “Kami berharap rangkaian program ini menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat kompetensi, spiritualitas, dan semangat pelayanan para guru, sehingga pendidikan Kristen semakin nyata memberi kontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Ketua Umum Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran BPK Penabur, khususnya para Guru BPK Penabur, yang telah bersedia berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam rangkaian Program Penabur Berbagi.

“Komitmen dan semangat pelayanan para guru menjadi teladan nyata dalam menghadirkan pendidikan Kristen yang bermutu, relevan, dan berdampak bagi gereja serta bangsa,” ucapnya.

Sementara Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Penabur Berbagi Pelatihan ke-2 sebagai bagian dari rangkaian program penguatan pendidikan Kristen yang sejalan dengan panggilan gereja di bidang pendidikan.

PGI menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu bentuk kesaksian gereja di tengah masyarakat.“PGI memandang pendidikan Kristen sebagai pelayanan gereja yang strategis dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya.

Upaya yang dilakukan Yayasan BPK Penabur melalui rangkaian Program Penabur Berbagi merupakan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan berlandaskan nilai iman, keadilan, dan kasih,” tegas Ketua Umum PGI.

Senada, Sekretaris Umum PGI Pdt. Darwin Darmawan dikesenpatan saman menekankan pentingnya kesinambungan program serta sinergi antara gereja dan lembaga pendidikan Kristen dalam menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini.

“PGI mendorong agar lembaga-lembaga pendidikan Kristen terus mengembangkan kapasitas pendidik melalui pembelajaran yang berkelanjutan. Rangkaian kegiatan Penabur Berbagi, termasuk pelatihan ke-2 ini, mencerminkan semangat oikumenis dan tanggung jawab bersama gereja dalam memperkuat kualitas guru sebagai pelayan pendidikan,” tambah Pdt. Darwin Darmawan.

Penabur Berbagi Pelatihan ke-2 ini dilaksanakan secara daring diikuti 595 peserta dari berbagai Provinsi pada tanggal 6 Februari, 13 Februari, dan 20 Februari 2026 melalui platform Zoom yang dibagikan kepada para peserta.Melalui rangkaian program Penabur Berbagi, Yayasan BPK Penabur berharap dapat terus memperkuat kontribusi pendidikan Kristen sebagai bagian integral dari pelayanan gereja dan upaya bersama membangun masa depan bangsa yang berkarakter, beriman, dan berdaya saing.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Rekomendasi
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved