BRIN: Giant Sea Wall Terlalu Berat malah Bisa Tenggelamkan Pesisir Jawa

Rabu, 04 Februari 2026 - 22:18 WIB
loading...
A A A
Selain itu, faktor keselamatan penduduk menjadi prioritas melalui langkah relokasi yang terukur. Dia mengusulkan agar penduduk yang tinggal terlalu dekat dengan bibir pantai akan dipindahkan ke area yang lebih tinggi dan berjarak setidaknya 500 meter dari pantai guna meminimalisir risiko terjangan tsunami atau rob.

Eddy menuturkan pendekatan alami lebih masuk akal mengingat tidak ada teknologi yang mampu menghentikan mencairnya es di kutub secara instan. Pembangunan yang terlalu masif seperti deretan hotel di wilayah Semarang justru memperparah kondisi karena penyedotan air tanah yang berlebihan dan penurunan muka tanah (subsidence) yang sudah mencapai titik mengkhawatirkan.

"Teknologi mana yang bisa mencegah supaya es di kutub tidak mencair? Nggak bisa. Artinya, back to natural. Itu teknologi tidak buang gede, lebih natural, lebih realistis. Karena kalau bapak bayangkan ya dari mulai pantulan itu hotel-hotel dominan terutama di Semarang. Daya untuk menyedot dan subsidensinya itu sudah no limit,” ujarnya.

Maka itu, sinergi antara pemecah gelombang alami, pemindahan penduduk ke lokasi yang lebih tinggi, dan penghentian eksploitasi lahan di pesisir adalah kunci keamanan jangka panjang.

Hal ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan membangun struktur beton yang justru menambah beban bagi tanah pesisir yang kian rapuh. "Pindahkan mereka, bikin yang lebih tinggi, insyaallah aman. Itu teknologi tidak buang gede, lebih natural, lebih realistis,” kata Eddy.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PGN dan BRIN Dongkrak...
PGN dan BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Padi Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Proyek Giant Sea Wall...
Proyek Giant Sea Wall Dibangun Bertahap, Dimulai dari Pantura
Peneliti BRIN Sebut...
Peneliti BRIN Sebut Tingkat Kepercayaan terhadap Kepolisian Tergantung Budaya Masyarakat
Normalisasi Kali Ciliwung:...
Normalisasi Kali Ciliwung: Pemprov DKI Jakarta Urus Pembebasan Lahan, Pemerintah Pusat Bikin Tanggul
BRIN Perkuat Akses Air...
BRIN Perkuat Akses Air Bersih di Aceh Tamiang lewat Teknologi Arsinum
Kurang 16,4 Km, Pramono...
Kurang 16,4 Km, Pramono Minta Pembangunan Tanggul Laut Dilanjut hingga 2029
Kembaran Hijau Gas Alam...
Kembaran Hijau Gas Alam Siap Jadi Pengganti LPG
Arif Satria Sebut Riset...
Arif Satria Sebut Riset Biodiversitas Indonesia Terlalu Fokus di Jawa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Rekomendasi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved