Giant se-Bogor Tutup karena Ada Pegawainya Meninggal, Ini Penjelasan Satgas Covid-19
Kamis, 17 September 2020 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi tidak ada penyetopan (penghentian) operasi karena belum dapat dikategorikan klaster baru. Kemarin sudah dilakukan penyemprotan disinfektan hari ini. Jadi penutupan (Giant se-Bogor) ini, kemungkinan karena sedang berduka," kata Dedie.(Baca: Temukan Kasus Baru Covid-19, Gedung Blok G Balai Kota Tutup 3 Hari)
Dedie menyebutkan dari hasil pelacakan sementara pegawai yang dimaksud merupakan staf di kantor pusat dan berdomisili di Kabupaten Bogor. Selain itu, ia juga menyebutkan data terbaru kasus positif Covid-19 di Kota Bogor hingga Kamis (16/09/2020). "Maka dari itu, hingga saat ini secara total mencapai 60% dari kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor," ujarnya.
Dedie menuturkan, kasus yang terjadi saat ini adalah dari proses swab test 1 minggu sampai 10 hari yang lalu. Mudah-mudahan dengan penerapan PSBB ketat di DKI dapat menurunkan potensi bertambahnya kasus. "Sudah melampaui target 1% dari populasi. Saat ini mendekati 11.500 spesimen yang sudah diproses," ungkapnya.
Sekadar diketahui, sempat beredar pesan berantai di layanan pesan WhatsApp yang menyampaikan tentang seluruh Giant area Bogor ditutup sementara setelah area managernya diakabarkan meninggal dunia diduga karena Covid-19. "Jangan ke giant area Bogor, Botani, yasmin, cimanggis, dramaga. Krn pagi ini area mgr giant bogor meninggal krn covid. Dia keliling..krn area mgr. Awalnya daerah giant cimanggis yg positive. Giant akan di closed dulu," tulis pesan tersebut.
Sementara itu, berasarkan pantauan Rabu (16/9/2020), sejumlah gerai Giant yang ada di Kota Bogor tak beroperasi. Pertama di Giant Yasmin, nampak tutup. Tidak ada aktivitas. Gerbang pun dikunci. "Ya, tutup lagi stok opname," ujar salah satu satpam Giant Yasmin.
Dedie menyebutkan dari hasil pelacakan sementara pegawai yang dimaksud merupakan staf di kantor pusat dan berdomisili di Kabupaten Bogor. Selain itu, ia juga menyebutkan data terbaru kasus positif Covid-19 di Kota Bogor hingga Kamis (16/09/2020). "Maka dari itu, hingga saat ini secara total mencapai 60% dari kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor," ujarnya.
Dedie menuturkan, kasus yang terjadi saat ini adalah dari proses swab test 1 minggu sampai 10 hari yang lalu. Mudah-mudahan dengan penerapan PSBB ketat di DKI dapat menurunkan potensi bertambahnya kasus. "Sudah melampaui target 1% dari populasi. Saat ini mendekati 11.500 spesimen yang sudah diproses," ungkapnya.
Sekadar diketahui, sempat beredar pesan berantai di layanan pesan WhatsApp yang menyampaikan tentang seluruh Giant area Bogor ditutup sementara setelah area managernya diakabarkan meninggal dunia diduga karena Covid-19. "Jangan ke giant area Bogor, Botani, yasmin, cimanggis, dramaga. Krn pagi ini area mgr giant bogor meninggal krn covid. Dia keliling..krn area mgr. Awalnya daerah giant cimanggis yg positive. Giant akan di closed dulu," tulis pesan tersebut.
Sementara itu, berasarkan pantauan Rabu (16/9/2020), sejumlah gerai Giant yang ada di Kota Bogor tak beroperasi. Pertama di Giant Yasmin, nampak tutup. Tidak ada aktivitas. Gerbang pun dikunci. "Ya, tutup lagi stok opname," ujar salah satu satpam Giant Yasmin.
(hab)
Lihat Juga :