Jembatan Ruas Pari-Karoya Pandeglang Ambruk, Aktivitas Warga Lumpuh
Minggu, 01 Februari 2026 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
“Pondasinya sudah rusak parah. Ditambah intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir, jembatan tidak mampu menahan beban dan akhirnya ambruk,” kata Iriyadi saat dihubungi, Minggu (1/2/2026).
Menurut Iriyadi, tanda-tanda kerusakan serius telah terdeteksi sejak dua tahun lalu. Saat dilakukan pengecekan, kondisi pondasi jembatan bahkan sudah menggantung dan dinilai sangat berisiko roboh.
Baca juga: Baru Diresmikan, Jembatan Hongqi 757 Meter di China Runtuh
“Sekitar dua tahun lalu sudah ada laporan dari warga. Setelah dicek, pondasinya memang sudah menggantung dan kami menilai jembatan ini tidak akan bertahan lama,” ujarnya.
Ambruknya jembatan tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga di lima desa, yakni Desa Pari, Panjangjaya, Sinarjaya, Cikumbueun, dan Ramea. Seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Sementara itu, pejalan kaki masih bisa menyeberang dengan keterbatasan dan risiko keselamatan.
Menurut Iriyadi, tanda-tanda kerusakan serius telah terdeteksi sejak dua tahun lalu. Saat dilakukan pengecekan, kondisi pondasi jembatan bahkan sudah menggantung dan dinilai sangat berisiko roboh.
Baca juga: Baru Diresmikan, Jembatan Hongqi 757 Meter di China Runtuh
“Sekitar dua tahun lalu sudah ada laporan dari warga. Setelah dicek, pondasinya memang sudah menggantung dan kami menilai jembatan ini tidak akan bertahan lama,” ujarnya.
Ambruknya jembatan tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga di lima desa, yakni Desa Pari, Panjangjaya, Sinarjaya, Cikumbueun, dan Ramea. Seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Sementara itu, pejalan kaki masih bisa menyeberang dengan keterbatasan dan risiko keselamatan.
Lihat Juga :