Data BPBD DKI Jakarta, 5 RT Masih Tergenang
Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:26 WIB
loading...
Warga di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur sibuk bersih-bersih rumahnya pascabanjir yang melanda beberapa hari. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan masih terdapat 5 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta yang tergenang air. Data tersebut dikumpulkan hingga Sabtu (31/1/2026) pukul 18.00 WIB.
Kepala BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa genangan tersebut merupakan dampak dari hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/01). Hal ini sempat memicu kenaikan status Waspada/Siaga 3 di sejumlah pintu air dan pos pantau, di antaranya Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Pintu Air Manggarai, hingga Pintu Air Karet.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 5 RT," demikian keterangan tertulis BPBD DKI Jakarta.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang hingga 3 Februari 2026
BPBD DKI Jakarta juga telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop."
Berikut data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Utara terdapat 5 RT, yang terdiri dari:
Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT
Kelurahan Marunda: 4 RT
Ketinggian: 25 sampai dengan 45 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Angke, dan luapan Kali Nagrak
Data genangan yang sudah surut sebagai berikut:
1. Kelurahan Cawang: 5 RT
2. Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
3. Kelurahan Kampung Melayu: 18 RT
4. Kelurahan Pejaten Timur: 1 RT
5. Kelurahan Kapuk Muara : 1 RT
6. Kelurahan Marunda : 1 RT
Lokasi Pengungsi:
Jakarta Utara
1. Kelurahan Marunda
Masjid Nurul Jannah: 20 KK 40 jiwa
SD Robiatul Adawiyah: 62 KK 225 jiwa.
Kepala BPBD DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa genangan tersebut merupakan dampak dari hujan deras yang melanda Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/01). Hal ini sempat memicu kenaikan status Waspada/Siaga 3 di sejumlah pintu air dan pos pantau, di antaranya Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Pintu Air Manggarai, hingga Pintu Air Karet.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 5 RT," demikian keterangan tertulis BPBD DKI Jakarta.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang hingga 3 Februari 2026
BPBD DKI Jakarta juga telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop."
Berikut data wilayah terdampak sebagai berikut:
Jakarta Utara terdapat 5 RT, yang terdiri dari:
Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT
Kelurahan Marunda: 4 RT
Ketinggian: 25 sampai dengan 45 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali Angke, dan luapan Kali Nagrak
Data genangan yang sudah surut sebagai berikut:
1. Kelurahan Cawang: 5 RT
2. Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
3. Kelurahan Kampung Melayu: 18 RT
4. Kelurahan Pejaten Timur: 1 RT
5. Kelurahan Kapuk Muara : 1 RT
6. Kelurahan Marunda : 1 RT
Lokasi Pengungsi:
Jakarta Utara
1. Kelurahan Marunda
Masjid Nurul Jannah: 20 KK 40 jiwa
SD Robiatul Adawiyah: 62 KK 225 jiwa.
(zik)
Lihat Juga :