Terserang Pnemonia, Bayi 11 Bulan di Jombang Masuk PDP

Senin, 04 Mei 2020 - 16:44 WIB
loading...
Terserang Pnemonia,...
Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran saat memberikan keterangan kepada media. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
JOMBANG - Jumlah pasien dalam pengasawan (PDP) COVID-19 di Kabupaten Jombang, terus meningkat. Sejauh ini ada sebanyak 14 orang masuk kategori PDP. Dari jumlah itu, satu diantaranya diketahui seorang bayi.

Informasi yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Jombang, bayi malang tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Ploso. Saat ini bayi berusia 11 bulan itu tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Jombang.

"Bayi ini sebelumnya dirawat di RSUD Ploso. Namun karena kondisinya memburuk, akhirnya kemarin dirujuk ke RSUD Jombang," kata Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Senin (4/5/2020).

Bayi berjenis kelamin perempuan itu, masuk klaster PDP virus Corona setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Hasilnya, bayi tersebut mengalami gejala infeksi paru-paru atau pnemoni. Diduga, ia tertular dari sang ayah yang sebelumnya juga sempat dirawat.

"Seminggu sebelumnya sang ayah meninggal di RSUD Ploso. Jadi orang tua bayi tersebut juga mengalami pnemonia dan ayahnya bayi juga berstatus PDP," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Jombang Antusias...
Masyarakat Jombang Antusias Ikuti Kegiatan Kampung Ramadan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa...
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswa di Jombang Bakar Ban di Depan Kantor DPRD
Survei LSI Denny JA:...
Survei LSI Denny JA: Warsubi-Salman 69% dan Mundjidah-Sumrambah 23%
Ambulans Siaga Desa...
Ambulans Siaga Desa Digadaikan Kades, Pj Bupati Jombang Geram
Gawat! 2 Minimarket...
Gawat! 2 Minimarket Dirampok dalam Sehari, Uang Puluhan Juta Dibawa Kabur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Berita Terkini
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved