Kukuhkan Rumah Moderasi Beragama, Staf Khusus Menag: Terus Jaga Kerukunan
Selasa, 27 Januari 2026 - 08:52 WIB
loading...
Staf Khusus Menag, Gugun Gumilar menghadiri Selametan Tanpo Khewan dan pengukuhan Rumah Moderasi Beragama di Wisma Sangha Theravada Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Selametan Tanpo Khewan yang dirangkaikan dengan pengukuhan Rumah Moderasi Beragama bersama Bhikkhu Dhammasubho digelar di Wisma Sangha Theravada Indonesia, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini dihadiri Staf Khusus Menteri Agama (Menag), Gugun Gumilar.
Dalam kesempatan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengukuhan Rumah Moderasi Beragama yang dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat nilai toleransi, dialog, dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Baca juga: Gelar Rakernas, Kemenag Paparkan Praktik Ekoteologi dari Hutan Wakaf hingga Green KUA
“Rumah Moderasi Beragama harus menjadi ruang bersama untuk merawat persaudaraan, memperkuat dialog lintas iman, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan. Ini adalah kontribusi nyata umat beragama dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Gugun.
Dia juga mengapresiasi pelaksanaan Selametan Tanpo Khewan yang sarat dengan nilai welas asih, kearifan lokal, dan kepedulian terhadap kehidupan serta lingkungan. Menurutnya, praktik keagamaan yang inklusif dan penuh kasih merupakan wujud nyata moderasi beragama yang hidup di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Gugun menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan kekuatan strategis dalam membangun ketahanan nasional. Di tengah tantangan sosial dan global yang semakin kompleks, persatuan dan harmoni menjadi modal utama bangsa Indonesia.
Baca juga: Terima Kunjungan Pendeta Lintas Gereja, Stafsus Menag Ajak Pemuka Agama Jaga Kerukunan
“Atas nama Kementerian Agama, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat moderasi beragama, dan menjadikannya sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, perwakilan komunitas keagamaan, serta masyarakat yang bersama-sama meneguhkan komitmen menjaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kesempatan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengukuhan Rumah Moderasi Beragama yang dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat nilai toleransi, dialog, dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Baca juga: Gelar Rakernas, Kemenag Paparkan Praktik Ekoteologi dari Hutan Wakaf hingga Green KUA
“Rumah Moderasi Beragama harus menjadi ruang bersama untuk merawat persaudaraan, memperkuat dialog lintas iman, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan. Ini adalah kontribusi nyata umat beragama dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Gugun.
Dia juga mengapresiasi pelaksanaan Selametan Tanpo Khewan yang sarat dengan nilai welas asih, kearifan lokal, dan kepedulian terhadap kehidupan serta lingkungan. Menurutnya, praktik keagamaan yang inklusif dan penuh kasih merupakan wujud nyata moderasi beragama yang hidup di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Gugun menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan kekuatan strategis dalam membangun ketahanan nasional. Di tengah tantangan sosial dan global yang semakin kompleks, persatuan dan harmoni menjadi modal utama bangsa Indonesia.
Baca juga: Terima Kunjungan Pendeta Lintas Gereja, Stafsus Menag Ajak Pemuka Agama Jaga Kerukunan
“Atas nama Kementerian Agama, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat moderasi beragama, dan menjadikannya sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, perwakilan komunitas keagamaan, serta masyarakat yang bersama-sama meneguhkan komitmen menjaga kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(shf)
Lihat Juga :