PP Persis Apresiasi Kebijakan Prabowo Terkait Revitalisasi Sekolah dan Pendirian USB
Senin, 26 Januari 2026 - 06:36 WIB
loading...
PP Persis apresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Program Revitalisasi Sekolahd an Pendirian USB. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) KH. Jeje Zaenudin mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan dan pemberdayaan mutu dan kualitas pendidikan. Salah satunya Program Pendirian Unit Satuan Baru (USB) dan revitalisasi satuan pendidikan.
Hal itu diungkapkan Jeje usai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK 2026 yang diresmikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu, 24 Januari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Sumedang, M. Fajar Adlia.
"Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Hari Ini Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Berikut 8 Faktanya
Menurut Jeje, anggaran 20℅ pendidikan di APBN mampu dimaksimalkan dengan baik untuk mewujudkan cita-cita pendidikan unggul bermutu berkualitas dan berkarakter.
"Hal tersebut, dikarenakan arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," ungkapnya.
Persis sebagai bagian negara, ikut berkontribusi menyukseskan cita-cita negara. Dalam hal ini adalah menciptakan masyarakat yang cerdas dan mencerdaskan anak bangsa.
"Ini merupakan Kolaborasi berbangsa dan negara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan ummat," katanya.
Wamendikdasmen Atip mengatakan pendirian Unit Sekolah Baru serta revitalisasi satuan pendidikan yang belum layak merupakan bentuk nyata penerjemahan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Lihat video: Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar dan Rektor, Bahas Arah Pendidikan Tinggi Nasional
“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.
Menurut Atip, instruksi Presiden tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi.
"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah sistem swakelola ini berjalan dengan baik," tukasnya.
Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional. “Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti Persis, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh stakeholders,” tegasnya.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia menyampaikan, pembangunan dan revitalisasi sarana sangat menunjang kegiatan belajar dan mengajar.
"Selain itu juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," tandasnya.
Hal itu diungkapkan Jeje usai Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK 2026 yang diresmikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu, 24 Januari 2026. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Sumedang, M. Fajar Adlia.
"Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah," ujarnya, Senin (26/1/2026).
Baca juga: Hari Ini Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Berikut 8 Faktanya
Menurut Jeje, anggaran 20℅ pendidikan di APBN mampu dimaksimalkan dengan baik untuk mewujudkan cita-cita pendidikan unggul bermutu berkualitas dan berkarakter.
"Hal tersebut, dikarenakan arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," ungkapnya.
Persis sebagai bagian negara, ikut berkontribusi menyukseskan cita-cita negara. Dalam hal ini adalah menciptakan masyarakat yang cerdas dan mencerdaskan anak bangsa.
"Ini merupakan Kolaborasi berbangsa dan negara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan ummat," katanya.
Wamendikdasmen Atip mengatakan pendirian Unit Sekolah Baru serta revitalisasi satuan pendidikan yang belum layak merupakan bentuk nyata penerjemahan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Lihat video: Prabowo Kumpulkan 1.200 Guru Besar dan Rektor, Bahas Arah Pendidikan Tinggi Nasional
“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.
Menurut Atip, instruksi Presiden tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi.
"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah sistem swakelola ini berjalan dengan baik," tukasnya.
Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional. “Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti Persis, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh stakeholders,” tegasnya.
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia menyampaikan, pembangunan dan revitalisasi sarana sangat menunjang kegiatan belajar dan mengajar.
"Selain itu juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :