Banjir 1 Meter Rendam Cikarang Utara, Ratusan Warga Mengungsi
Jum'at, 23 Januari 2026 - 14:12 WIB
loading...
Hujan deras yang mengguyur Bekasi menyebabkan banjir di Kampung Cabang Kebun Kelapa, Dusun 3, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/1/2026). Foto: Ade Suhardi
A
A
A
BEKASI - Hujan deras yang mengguyur Bekasi menyebabkan banjir di Kampung Cabang Kebun Kelapa, Dusun 3, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/1/2026). Ketinggian air mencapai 1 meter hingga merendam permukiman warga.
Kepala Dusun 3 Desa Karang Asih Inda mengatakan, banjir berdampak pada hampir ratusan kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam RT dalam satu RW. Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Baca juga: Banjir Rendam Pondok Karya Setinggi 60 Cm, Ini Penampakannya
“Awalnya warga mengungsi ke musala terdekat, tapi karena air semakin tinggi musala juga ikut kebanjiran. Akhirnya warga dialihkan ke masjid di kampung sebelah yang posisinya lebih tinggi,” ujar Inda, Jumat (23/1/2026).
Sebagian warga memilih bertahan di rumah meski banjir telah berlangsung selama dua hari. Namun, hingga kini bantuan dari pemerintah daerah belum dirasakan merata oleh warga terdampak.
Warga Kampung Cabang Kebun Kelapa Wahyudin mengatakan, ada warga yang sudah menerima bantuan sembako. Namun, masih banyak warga lain, khususnya yang memilih bertahan di rumah belum mendapatkan bantuan makanan.
“Ada yang sudah dapat sembako, tapi kami yang bertahan sampai sekarang belum dapat bantuan apa pun,” katanya.
Hal serupa disampaikan warga lainnya, Iwan. Warga bahkan memanfaatkan banjir dengan memancing di area yang biasa digunakan sebagai lapangan untuk mencari lauk sehari-hari.
Hingga Jumat siang, banjir di wilayah tersebut belum surut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan perhatian serta bantuan yang merata kepada seluruh warga terdampak banjir.
Kepala Dusun 3 Desa Karang Asih Inda mengatakan, banjir berdampak pada hampir ratusan kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam RT dalam satu RW. Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Baca juga: Banjir Rendam Pondok Karya Setinggi 60 Cm, Ini Penampakannya
“Awalnya warga mengungsi ke musala terdekat, tapi karena air semakin tinggi musala juga ikut kebanjiran. Akhirnya warga dialihkan ke masjid di kampung sebelah yang posisinya lebih tinggi,” ujar Inda, Jumat (23/1/2026).
Sebagian warga memilih bertahan di rumah meski banjir telah berlangsung selama dua hari. Namun, hingga kini bantuan dari pemerintah daerah belum dirasakan merata oleh warga terdampak.
Warga Kampung Cabang Kebun Kelapa Wahyudin mengatakan, ada warga yang sudah menerima bantuan sembako. Namun, masih banyak warga lain, khususnya yang memilih bertahan di rumah belum mendapatkan bantuan makanan.
“Ada yang sudah dapat sembako, tapi kami yang bertahan sampai sekarang belum dapat bantuan apa pun,” katanya.
Hal serupa disampaikan warga lainnya, Iwan. Warga bahkan memanfaatkan banjir dengan memancing di area yang biasa digunakan sebagai lapangan untuk mencari lauk sehari-hari.
Hingga Jumat siang, banjir di wilayah tersebut belum surut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan memberikan perhatian serta bantuan yang merata kepada seluruh warga terdampak banjir.
(jon)
Lihat Juga :