Menekraf dan Wamenekraf Kunjungi Pipilaka Calling Dukung IP Lokal Berbasis Edukasi Sosial

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:36 WIB
loading...
Menekraf dan Wamenekraf...
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bersama Wamenekraf Irene Umar mengunjungi pameran Pipilaka Calling yang menampilkan Intellectual Property (IP) lokal. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bersama Wakil Menteri Ekraf (Wamenekraf)/Wakil Kepala Badan Ekraf Irene Umar mengunjungi pameran Pipilaka Calling yang menampilkan Intellectual Property (IP) lokal. Pipilaka Calling membawa pesan-pesan sosial dan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi yang sangat direkomendasikan bagi semua kalangan terutama anak-anak.

“Saya sangat kagum mengunjungi Pipilaka Calling sebagai art exhibition IP Pipilaka yang digabungkan dengan teknologi dan pesan-pesan moral untuk lintas generasi. Saya sangat merekomendasi juga untuk anak-anak Indonesia bisa melihat imersif yang dikombinasikan dengan entertainment, interaktif audio visual, nyanyi bareng, dan cerita-cerita tentang kepedulian lingkungan yang begitu menyenangkan,” ujar Menekraf Teuku Riefky di lokasi pameran yang berada di Lantai 5, Sarinah, Thamrin pada Rabu (21/1/2026).

Pipilaka Calling menampilkan 5 ruang pamer interaktif dan edukatif dengan penawaran unik yang berbeda dari pameran pada umumnya. Setiap pengunjung diajak masuk ke dunia Pipilaka yang menghadirkan IP karakter dengan peran sebagai storyteller (pencerita) untuk mengajak audiens merefleksikan berbagai isu sosial dan lingkungan yang relevan terhadap publik.

Menekraf dan Wamenekraf Kunjungi Pipilaka Calling Dukung IP Lokal Berbasis Edukasi Sosial


Baca juga: IHSG Berakhir Melemah ke 8.992 Hari Ini, 353 Saham Memerah

Menekraf dan Wamenekraf Kunjungi Pipilaka Calling Dukung IP Lokal Berbasis Edukasi Sosial


“Di Sarinah, ada ruang imersif yang mana teman-teman bisa ikut nari, nyanyi, dan foto bersama dengan IP karakter Pipilaka. Tentu lima wahana di Pipilaka Calling bisa membuat semua having fun. Para pengunjung tinggal naik transportasi publik seperti MRT atau bus TransJakarta untuk mengeksplorasi dunia dari Pipilaka,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Pipilaka Calling sudah berlangsung sejak 15 Desember 2025 dan masih terbuka untuk umum sampai 8 Maret 2026 dari pukul 10.00 – 22.00 WIB. Dengan konsep pendekatan kreatif dan menyenangkan, para pengunjung diajak lebih peduli terhadap lingkungan, menyaksikan immersive concert Pipilaka, mewarnai tokoh-tokoh Pipilaka, hingga mendengar cerita dan berinteraksi langsung di Hutan Pipilaka.

Selain itu, pengunjung juga bisa membeli berbagai koleksi merchandise IP Pipilaka seperti jaket, kaus, tote bag, topi, bantal, keychain, dan produk-produk kreatif lain. “Pipilaka artinya semut yang mengandung filosofi gotong royong. IP ini tak hanya menghibur, tetapi juga ada pesan positif yang bisa dibawa pengunjung seperti merawat lingkungan. Kami memilih Sarinah sebagai ruang imersif yang memang tempat ini menjadi historical building, dekat dengan transportasi publik, dan family friendly,” jelas founder Pipilaka Foundation Wahyadi Liem.

Pipilaka Calling menegaskan filosofi nilai kebersamaan sebagai sikap, semangat, dan wujud kepedulian tulus yang membawa manfaat nyata dengan pengembangan IP secara kolaboratif. Sebelumnya, instalasi Pipilaka juga pernah hadir di JNM Bloc Yogyakarta (26 Juni – 28 Agustus 2024) dan Road to: Pipilaka Calling di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (14 Desember 2024 – 2 Februari 2025).

“Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia bisa kenal dengan Pipilaka tak hanya sebagai IP yang menghibur, tetapi juga menyampaikan edukasi dari sisi kreativitasnya. Semoga Kementerian Ekraf bisa memberi kami tempat untuk showcase Pipilaka ke berbagai daerah di Indonesia dan dipertemukan juga dengan partner yang punya teknologi baru sehingga bisa dikombinasikan bersama Pipilaka biar makin seru dan makin maju,” kata co-founder Pipilaka Foundation Eno Sigit.

Kehadiran Kementerian Ekraf ke Pipilaka Calling menjadi tindak lanjut audiensi tanggal 6 Maret 2025 untuk mendukung pengembangan IP lokal supaya diterima khalayak secara global. Kementerian Ekraf senantiasa mendorong IP-IP lokal untuk hadir dalam ruang-ruang kreatif dengan konsep keterlibatan teknologi digital yang menyajikan pengalaman penuh imajinasi dan inspirasi.

Turut hadir ke Pipilaka Calling yaitu Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kementerian Ekraf Dadam Mahdar, Treasure General Pipilaka Foundation Putri Intan Sari, serta Deputy Secretary General Pipilaka Foundation Astrid Intan Sari.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin...
Wagub Rano Minta Sudirman-Thamrin Jadi Ruang Seni saat Jakarta Berusia 500 Tahun
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Mobil Listrik Denza...
Mobil Listrik Denza Dipajang di Pameran Seni ArtMoments 2026, Ada Apa?
The 2nd IBOS Expo 2026...
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved