Waspadai Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 27 Januari
Kamis, 22 Januari 2026 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti curah hujan tinggi di Jakarta yang terjadi pada 17-18 Januari 2026. Dia akan menerbitkan imbauan pekerja untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dan pembelajaran jarak jauh bagi siswa sekolah jika banjir melanda Ibu Kota.
Hujan menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman warga terendam banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat. "Mudah-mudahan tidak ya, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu kebetulan libur panjang sehingga tidak memerlukan WFH," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Namun, jika kejadian serupa terjadi pada hari kerja, Pemprov Jakarta akan memutuskan penerapan WFH. Hal ini juga berlaku untuk peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Pemprov DKI juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) demi mencegah hujan turun intensitas tinggi. Jakarta bahkan menyiapkan anggaran selama satu bulan untuk pelaksanaan OMC.
"Kenapa itu kami lakukan? Kami tidak ingin kemudian apa ya, karena memang cuaca ini lagi ekstrem sekali," ucapnya.
Hujan menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman warga terendam banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat. "Mudah-mudahan tidak ya, karena kemarin ketika curah hujan di hari Sabtu-Minggu kebetulan libur panjang sehingga tidak memerlukan WFH," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Namun, jika kejadian serupa terjadi pada hari kerja, Pemprov Jakarta akan memutuskan penerapan WFH. Hal ini juga berlaku untuk peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Pemprov DKI juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) demi mencegah hujan turun intensitas tinggi. Jakarta bahkan menyiapkan anggaran selama satu bulan untuk pelaksanaan OMC.
"Kenapa itu kami lakukan? Kami tidak ingin kemudian apa ya, karena memang cuaca ini lagi ekstrem sekali," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :