Cerita Pemudik Sleman: Harga Tiket 2 Kali Lipat, Bus lewat Jalur Selatan

Senin, 04 Mei 2020 - 16:30 WIB
loading...
Cerita Pemudik Sleman:...
Warga Karangmojo, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rio Prasetyo terpaksa mudik karena perusahaanya tidak beroperasi. FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN
A A A
SLEMAN - Presiden Joko Widodo telah resmi melarang mudik Lebaran bagi seluruh masyarakat dan mulai berlaku pada pada 24 April 2020 lalu. Langkah ini diambil guna menekan penyebaran virus corona jenis baru, COVID-19.

Meski telah dilarang, ternyata masih banyak perantau yang memutuskan untuk pulang kampung. Seperti yang dilakukan warga Karangmojo, Purwomatani, Kalasan, Sleman, Rio Prasetyo (18) yang bekerja di Karawang, Jawa Barat. Ia memutuskan mudik karena perusahaan perlengkapan kendaraan bermotor tempatnya bekerja, di Kotabaru, Karawang menghentikan operasional dan merumahkan karyawannya sejak 18 April 2020.

Karena tidak ada pekerjaaan, Rio kemudian memutuskan untuk mudik. Apalagi selama dirumahkan tidak mendapatkan gaji. "Saya mudik karena tidak bekerja," ungkap Rio, Senin (4/5/2020),

Rio menjelaskan sebelum mudik, terlebih dahulu memberitahukan kepada orang tuanya untuk menanyakan kepada aparat desa setempat, dibolehkan atau tidak. Setelah ditanyakan dan lapor kepada kepala Dusun Karangmojo, ternyata diperbolehkan asalkan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

Mendapat informasi tersebut, Rabu (23/4/2020), sebelum larangan mudik diberlakukan, Rio mencari tiket bus untuk pulang. Dia mendapatkan tiket bus dengan harga dua kali lipat lebih mahal dibandingkan sebelum ada pandemi corona. Jika hari biasa, Karawang-Yogyakarta hanya Rp150.000, saat mudik kemarin dia kena Rp350.000. "Untung masih dapat tiket meski harganya cukup mahal," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Kisah Jefri Caliak,...
Kisah Jefri Caliak, Pemudik yang Sarat Makna dan Keteguhan
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Infografis
Harga Tiket Indonesia...
Harga Tiket Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved