Korban Penipuan Bos WO Ayu Puspita Bertambah, Kerugian Tembus Rp18 Miliar
Selasa, 20 Januari 2026 - 15:00 WIB
loading...
Ayu Puspita bos wedding organizer (WO) ditangkap polisi usai menipu klienya. Data Polda Metro Jaya ada 277 laporan polisi dengan total kerugian tembus Rp18,4 miliar. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA TIMUR - Korban penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita di Jakarta Timur terus bertambah. Polda Metro Jaya menyebutkan bahwa saat ini tercatat ada 277 laporan polisi terkait kasus penipuan yang menghebohkan ini.
“Berdasarkan rekap data laporan per Senin, 12 Januari 2026, tercatat sebanyak 24 laporan polisi yang telah dibuat. Selain itu, posko pengaduan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan jajaran telah menerima 277 laporan pengaduan dari masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Kasus Penipuan Wedding Organizer, Polisi Ungkap Peran Ayu Puspita
Saat ini, kata Budi, kerugian akibat WO Ayu Puspita mencapai Rp18,4 miliar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam.
“Adapun total kerugian sementara yang dilaporkan mencapai Rp18.443.155.435, dan angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan serta pendalaman yang dilakukan penyidik,” ujar dia.
Polda Metro Jaya mengungkap modus penipuan terkait wedding organizer (WO) by Ayu Puspita. Menurut polisi, ada tawaran paket honeymoon hingga fasilitas menggiurkan untuk menarik perhatian korban.
"Untuk yang bersangkutan kenapa bisa menarik para korban, karena ada yang ditawarkan kepada para korban dalam bentuk fasilitas," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: Motif Penipuan WO Ayu Puspita untuk Liburan Keluar Negeri hingga Bayar Cicilan Rumah
Ia membeberkan salah satu yang ditawarkan adalah paket pernikahan murah. Selain itu, ia mengatakan Ayu Puspita tetap menjanjikan tempat menikah yang fantastis meski dengan harga murah.
"Yang pertama yang ditawarkan adalah paket yang murah, kemudian dari paket murah tersebut itu ada fasilitas lain yang ditawarkan, misalkan tempat pelaksanaan pernikahan yang fantastis," ucap dia.
Kemudian, Kombes Iman menyebutkan Ayu Puspita dan para tersangka juga menawarkan paket berlibur gratis kepada para korban. Salah satunya, kata dia, paket honeymoon ke Bali.
"Ada paket liburan ke tempat-tempat yang ditawarkan para Tersangka, ke Bali misalkan, dengan paket wisata, dengan paket honeymoon, sehingga itu menarik para korban untuk menggunakan jasa para Tersangka," ujarnya.
“Berdasarkan rekap data laporan per Senin, 12 Januari 2026, tercatat sebanyak 24 laporan polisi yang telah dibuat. Selain itu, posko pengaduan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan jajaran telah menerima 277 laporan pengaduan dari masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Baca juga: Kasus Penipuan Wedding Organizer, Polisi Ungkap Peran Ayu Puspita
Saat ini, kata Budi, kerugian akibat WO Ayu Puspita mencapai Rp18,4 miliar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam.
“Adapun total kerugian sementara yang dilaporkan mencapai Rp18.443.155.435, dan angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan serta pendalaman yang dilakukan penyidik,” ujar dia.
Polda Metro Jaya mengungkap modus penipuan terkait wedding organizer (WO) by Ayu Puspita. Menurut polisi, ada tawaran paket honeymoon hingga fasilitas menggiurkan untuk menarik perhatian korban.
"Untuk yang bersangkutan kenapa bisa menarik para korban, karena ada yang ditawarkan kepada para korban dalam bentuk fasilitas," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: Motif Penipuan WO Ayu Puspita untuk Liburan Keluar Negeri hingga Bayar Cicilan Rumah
Ia membeberkan salah satu yang ditawarkan adalah paket pernikahan murah. Selain itu, ia mengatakan Ayu Puspita tetap menjanjikan tempat menikah yang fantastis meski dengan harga murah.
"Yang pertama yang ditawarkan adalah paket yang murah, kemudian dari paket murah tersebut itu ada fasilitas lain yang ditawarkan, misalkan tempat pelaksanaan pernikahan yang fantastis," ucap dia.
Kemudian, Kombes Iman menyebutkan Ayu Puspita dan para tersangka juga menawarkan paket berlibur gratis kepada para korban. Salah satunya, kata dia, paket honeymoon ke Bali.
"Ada paket liburan ke tempat-tempat yang ditawarkan para Tersangka, ke Bali misalkan, dengan paket wisata, dengan paket honeymoon, sehingga itu menarik para korban untuk menggunakan jasa para Tersangka," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :