Diteror usai Kritik Pemerintah soal Bencana Sumatera, Aktivis Greenpeace dan Kreator Konten Lapor Polisi

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:34 WIB
loading...
Diteror usai Kritik...
Aktivis lingkungan Greenpeace Iqbal Damanik dan kreator konten Yansen melaporkan dugaan teror setelah menyuarakan suara kritis soal penanganan bencana banjir Sumatera. Foto: Rohman Wibowo
A A A
JAKARTA - Aktivis lingkungan Greenpeace Iqbal Damanik dan kreator konten Yansen melaporkan dugaan teror setelah menyuarakan suara kritis soal penanganan bencana banjir Sumatera. Mereka didampingi sejumlah advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD).

Gema Gita, salah satu advokat tim tersebut mengatakan, teror yang dilancarkan kepada Iqbal dan Yansen merupakan suatu tindak pidana. Sehingga, pelaku atau peneror mesti diproses secara hukum.

Baca juga: Istana Minta Polisi Investigasi Teror ke Influencer yang Kritik Pemerintah

Teror yang dialami para pengkritik kebijakan pemerintah bersifat berulang dan terpola. "Kami sebenarnya mendorong pihak kepolisian untuk memandang kasus ini secara holistik dan secara lebih makro bahwa ini bukan tindakan ancaman saja, tapi ada motif-motif politis yang kemudian memicu ancaman tersebut," ujar Gema saat pelaporan di Bareskrim Polri, Rabu (14/1/2026).

Yansen mendapati teror berulang yang mengancam keselamatan diri dan keluarganya setelah menanggapi kebijakan pemerintah terhadap korban bencana Sumatera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Ria Ricis Ajak Moana...
Ria Ricis Ajak Moana Berenang di Laut, Warganet Khawatir
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Rekomendasi
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Berita Terkini
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved