Tiang Monorel Dibongkar, Bang Yos: Jujur, Hati Saya Lega Sekali
Rabu, 14 Januari 2026 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah itu, dia memutuskan jaringan transportasi ibu kota terdiri dari empat moda. Pertama, MRT, monorel, bus Transjakarta/busway, dan waterway. Moda transportasi tersebut dirancang saling terintegrasi agar rakyat dengan mudah menjangkau wilayah ibu kota.
Kemudian, Bang Yos berencana memulai proyek moda transportasi itu tanpa investor. Hal itu dilandasi lantaran kepercayaan investor terhadap Indonesia khususnya Jakarta belum pulih pasca gejolak 1998.
"Jadi saya tanya kepada tim, 'Ini moda apa yang nggak perlu investor?' Dijawab jelas 'Busway, Pak' gitu. Karena itu saya mulai dengan busway. Nah, untuk mengejar kecepatan menanggulangi kemacetan ini secara paralel kita bangun juga monorel," katanya.
Pada tahun 2004, proyek itu dicanangkan Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, proyek itu terhenti pada 2007. "Nah, terus akibatnya saya tidak tahu terus mangkrak jadi besi tua seperti ini," ujar Bang Yos.
"Dan tahun 2014 monorel ini diganti dengan LRT yang tidak ada rencana sebelumnya. Tentu Gubernur waktu itu punya alasan yang saya tidak tahu. Sejak itulah mangkrak total ini dari besi tua jadi barang seperti ini yang merusak estetika kota," ucapnya.
Menurut dia, perlu ada keputusan kebijakan progresif untuk menangani tiang monorel. "Hanya ada dua pilihan, lanjutkan atau bongkar. Itu saya kira sudah ditawarkan Gubernur Pramono, tidak bisa melanjutkan ya dibongkar. Itu pilihan yang paling buruk tetapi harus kita lakukan itu," ucap Bang Yos.
Kemudian, Bang Yos berencana memulai proyek moda transportasi itu tanpa investor. Hal itu dilandasi lantaran kepercayaan investor terhadap Indonesia khususnya Jakarta belum pulih pasca gejolak 1998.
"Jadi saya tanya kepada tim, 'Ini moda apa yang nggak perlu investor?' Dijawab jelas 'Busway, Pak' gitu. Karena itu saya mulai dengan busway. Nah, untuk mengejar kecepatan menanggulangi kemacetan ini secara paralel kita bangun juga monorel," katanya.
Pada tahun 2004, proyek itu dicanangkan Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, proyek itu terhenti pada 2007. "Nah, terus akibatnya saya tidak tahu terus mangkrak jadi besi tua seperti ini," ujar Bang Yos.
"Dan tahun 2014 monorel ini diganti dengan LRT yang tidak ada rencana sebelumnya. Tentu Gubernur waktu itu punya alasan yang saya tidak tahu. Sejak itulah mangkrak total ini dari besi tua jadi barang seperti ini yang merusak estetika kota," ucapnya.
Menurut dia, perlu ada keputusan kebijakan progresif untuk menangani tiang monorel. "Hanya ada dua pilihan, lanjutkan atau bongkar. Itu saya kira sudah ditawarkan Gubernur Pramono, tidak bisa melanjutkan ya dibongkar. Itu pilihan yang paling buruk tetapi harus kita lakukan itu," ucap Bang Yos.
Lihat Juga :