Jalur Darat Tering-Ujo Bilang Diresmikan, Bunda Harum Bersyukur
Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11 WIB
loading...
Anggota Komisi VI Fraksi Partai Golkar DPR dari Dapil Kalimantan Timur Sarifah Suraidah bersyukur dan bangga bahwa apa yang diharapkan oleh masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa terwujud. Foto/Ist
A
A
A
KUTAI BARAT - Setelah 80 tahun sejak Indonesia Merdeka, konektivitas jalur darat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur akhirnya terwujud. Pasalnya, jalan lintas wilayah barat di Benua Etam itu selama ini masih terputus dan sangat memprihatinkan kondisinya. Jalannya rusak berat.
Anggota Komisi VI Fraksi Partai Golkar DPR dari Dapil Kalimantan Timur Sarifah Suraidah bersyukur dan bangga bahwa apa yang diharapkan oleh masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa terwujud. Jalur darat antar wilayah yang sangat penting menghubungkan Tering di Kubar menuju Ujoh Bilang di Mahulu sudah tersambung.
"Alhamdulillah, patut kita syukuri bersama. Infrastruktur jalan dari Tering menuju Ujoh Bilang sudah terhubung, setelah 80 tahun sejak Indonesia Merdeka daerah ini masih terisolir," kata Sarifah Suraidah dalam Kunjungan Kerja Reses DPR sekaligus menghadiri peresmian ruas Jalan Tering-Ujong Bilang di Kubar, Kaltim, dikutip Selasa (13/1/2026).
Baca juga: 16 Pesawat Dialihkan dari Bandara Soekarno-Hatta Akibat Cuaca Buruk
"Saya sangat bangga dan terharu, masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa menikmati jalan yang lebih baik saat ini,“ sambungnya.
Menurut wanita yang akrab disapa Bunda Harum ini, peresmian infrastruktur jalan Tering-Ujoh Bilang ini merupakan momen bersejarah terwujudnya pemerataan pembangunan wilayah di dua kabupaten di Kalimantan Timur yang selama ini sangat tertinggal. Masyarakat di Kubar dan Mahulu bertahun-tahun lamanya sangat mendambakan jalan darat yang nyaman menghubungkan wilayah tersebut.
‘‘Kami mengapresiasi komitmen dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga wilayah pedalaman, khususnya di Kubar dan Mahulu. Mohon doanya, jalur darat di wilayah barat Kalimantan Timur akan bisa tuntas bertahap dalam 2 tahun ke depan,” ungkap Bunda Harum bangga.
Sarifah yang juga Anggota Banggar DPR RI ini menegaskan bahwa Kalimantan Timur masih membutuhkan peran Pemerintah Pusat dalam pembangunan infrastruktur antar wilayah di daerah pedalaman. Melalui kegiatan Serap Aspirasi Dapil, ia akan mendorong agar Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait untuk bisa merealisasikan konektivitas antar wilayah terisolir melalui dukungan anggaran yang signifikan bagi Kalimantan Timur.
“Saya berpesan, tetap semangat dan jangan lelah untuk membangun Kalimantan Timur di wilayah yang masih tertinggal. Pembangunan infrastruktur yang merata akan membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Bunda Harum yang sekaligus sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur ini.
Dalam kesempatan Kunker di Kubar-Mahulu tersebut, Bunda Harum hadir mendampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud beserta Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani dan jajaran Forkopimda Kutai Barat.
Anggota Komisi VI Fraksi Partai Golkar DPR dari Dapil Kalimantan Timur Sarifah Suraidah bersyukur dan bangga bahwa apa yang diharapkan oleh masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa terwujud. Jalur darat antar wilayah yang sangat penting menghubungkan Tering di Kubar menuju Ujoh Bilang di Mahulu sudah tersambung.
"Alhamdulillah, patut kita syukuri bersama. Infrastruktur jalan dari Tering menuju Ujoh Bilang sudah terhubung, setelah 80 tahun sejak Indonesia Merdeka daerah ini masih terisolir," kata Sarifah Suraidah dalam Kunjungan Kerja Reses DPR sekaligus menghadiri peresmian ruas Jalan Tering-Ujong Bilang di Kubar, Kaltim, dikutip Selasa (13/1/2026).
Baca juga: 16 Pesawat Dialihkan dari Bandara Soekarno-Hatta Akibat Cuaca Buruk
"Saya sangat bangga dan terharu, masyarakat di Kubar dan Mahulu sudah bisa menikmati jalan yang lebih baik saat ini,“ sambungnya.
Menurut wanita yang akrab disapa Bunda Harum ini, peresmian infrastruktur jalan Tering-Ujoh Bilang ini merupakan momen bersejarah terwujudnya pemerataan pembangunan wilayah di dua kabupaten di Kalimantan Timur yang selama ini sangat tertinggal. Masyarakat di Kubar dan Mahulu bertahun-tahun lamanya sangat mendambakan jalan darat yang nyaman menghubungkan wilayah tersebut.
‘‘Kami mengapresiasi komitmen dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga wilayah pedalaman, khususnya di Kubar dan Mahulu. Mohon doanya, jalur darat di wilayah barat Kalimantan Timur akan bisa tuntas bertahap dalam 2 tahun ke depan,” ungkap Bunda Harum bangga.
Sarifah yang juga Anggota Banggar DPR RI ini menegaskan bahwa Kalimantan Timur masih membutuhkan peran Pemerintah Pusat dalam pembangunan infrastruktur antar wilayah di daerah pedalaman. Melalui kegiatan Serap Aspirasi Dapil, ia akan mendorong agar Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait untuk bisa merealisasikan konektivitas antar wilayah terisolir melalui dukungan anggaran yang signifikan bagi Kalimantan Timur.
“Saya berpesan, tetap semangat dan jangan lelah untuk membangun Kalimantan Timur di wilayah yang masih tertinggal. Pembangunan infrastruktur yang merata akan membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Bunda Harum yang sekaligus sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur ini.
Dalam kesempatan Kunker di Kubar-Mahulu tersebut, Bunda Harum hadir mendampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud beserta Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani dan jajaran Forkopimda Kutai Barat.
(rca)
Lihat Juga :