Prabowo Tugaskan Wakil Panglima TNI Tangani Normalisasi Sungai Pascabencana Sumatera
Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain Sungai Tamiang, pemerintah juga akan melakukan pembersihan dan pengerukan sungai-sungai lain yang mengalami sedimentasi tinggi, seperti Sungai Merdu. Tito menekankan bahwa metode penanganan tidak hanya mengandalkan alat berat konvensional, tetapi juga menggunakan kapal pengeruk (dredger).
"Saya dengar pembersihannya saya sudah mengusulkan waktu rapat waktu kita di Tamiang tidak hanya menggunakan peralatan yang alat berat biasa, tapi adalah kapal, kapal yang biasa dredger yang biasa untuk menarik, mengerok itu. Pak Menteri PU sudah sangat paham mengenai itu saya kira," katanya.
Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa perbaikan akses darat menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan. Akses jalan dinilai sebagai kunci utama kelancaran distribusi logistik, mobilisasi pasukan, serta pergerakan barang dan masyarakat.
"Perbaikan akses darat ini akan kami kerjakan. Nah kami sudah melakukan pendataan, tugas inilah utamanya adalah PU, TNI, Polri, dan Danantara. Ini bagian tugasnya, akses darat ini apa pun harus dilakukan karena kunci untuk mobilitas orang dan barang," pungkasnya.
"Saya dengar pembersihannya saya sudah mengusulkan waktu rapat waktu kita di Tamiang tidak hanya menggunakan peralatan yang alat berat biasa, tapi adalah kapal, kapal yang biasa dredger yang biasa untuk menarik, mengerok itu. Pak Menteri PU sudah sangat paham mengenai itu saya kira," katanya.
Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa perbaikan akses darat menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan. Akses jalan dinilai sebagai kunci utama kelancaran distribusi logistik, mobilisasi pasukan, serta pergerakan barang dan masyarakat.
"Perbaikan akses darat ini akan kami kerjakan. Nah kami sudah melakukan pendataan, tugas inilah utamanya adalah PU, TNI, Polri, dan Danantara. Ini bagian tugasnya, akses darat ini apa pun harus dilakukan karena kunci untuk mobilitas orang dan barang," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :