Tinjau Kuala Tamiang, Menhan: Satgas Kuala Beroperasi Februari 2026
Senin, 05 Januari 2026 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Rapat tersebut menetapkan pembagian tugas Satgas Kuala ke dalam dua gugus tugas utama, yaitu Gugus Tugas Pendalaman Kuala Tamiang dan Gugus Tugas Normalisasi Kuala (pembersihan).
Dalam rapat disepakati pergeseran kapal dan peralatan akan dilaksanakan secara bertahap hingga minggu kedua Januari 2026, dengan muara Sungai Tamiang sebagai titik kumpul utama. Selanjutnya, awal pelaksanaan tugas Satgas Kuala direncanakan dimulai pada awal Februari 2026, seiring dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berjalan.
Baca juga: Menhan Tinjau Kondisi Sungai dan Muara di Aceh Tamiang
Untuk mendukung kelancaran operasi, dukungan logistik disiapkan oleh Kementerian Pertahanan, termasuk pemanfaatan fasilitas pendukung yang diperlukan seperti speed boat dan hovercraft. Gugus Tugas Normalisasi juga akan dilengkapi dengan peralatan penjernih air, guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara.
Aspek pendukung lainnya turut menjadi perhatian, antara lain pengurusan administrasi lingkungan yang dikoordinasikan oleh Mabes TNI, serta penyelenggaraan perawatan kesehatan mandiri bagi personel Satgas Kuala selama pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam rapat disepakati pergeseran kapal dan peralatan akan dilaksanakan secara bertahap hingga minggu kedua Januari 2026, dengan muara Sungai Tamiang sebagai titik kumpul utama. Selanjutnya, awal pelaksanaan tugas Satgas Kuala direncanakan dimulai pada awal Februari 2026, seiring dengan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berjalan.
Baca juga: Menhan Tinjau Kondisi Sungai dan Muara di Aceh Tamiang
Untuk mendukung kelancaran operasi, dukungan logistik disiapkan oleh Kementerian Pertahanan, termasuk pemanfaatan fasilitas pendukung yang diperlukan seperti speed boat dan hovercraft. Gugus Tugas Normalisasi juga akan dilengkapi dengan peralatan penjernih air, guna membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara.
Aspek pendukung lainnya turut menjadi perhatian, antara lain pengurusan administrasi lingkungan yang dikoordinasikan oleh Mabes TNI, serta penyelenggaraan perawatan kesehatan mandiri bagi personel Satgas Kuala selama pelaksanaan tugas di lapangan.
Lihat Juga :