Listrik 15 Masjid di Aceh Pulih, Azan Kembali Menggema
Jum'at, 02 Januari 2026 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Berbekal sekop dan selang pemadam, tim PLN bahu-membahu bersama warga agar masjid dapat kembali menjadi pusat aktivitas keagamaan. Aksi ini difokuskan pada lima wilayah terdampak terparah yakni Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah.
Hingga saat ini, 15 masjid telah pulih sepenuhnya. "Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana. PLN tidak tinggal diam. Relawan kami kerahkan untuk menyisir setiap lokasi yang terdampak parah," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
Selain pembersihan fisik, PLN juga menyalurkan bantuan Al-Qur'an, peralatan salat, paket sound system, hingga kubah masjid.
Kerinduan masyarakat untuk salat berjamaah kini terobati. Sulaiman, jemaah Masjid Al-Huda di Kuala Simpang mengungkapkan rasa syukurnya.
"Selama dua minggu kami berusaha membersihkan secara mandiri, namun keterbatasan alat membuat kami kewalahan. Kehadiran tim PLN dengan alat berat sangat membantu menyingkirkan lumpur tebal, sehingga kami bisa kembali melaksanakan salat Jumat," ujar Sulaiman.
Apresiasi senada datang dari Rudi Muharram, pengurus Masjid Al-Ikhwan Bener Meriah. Dia berterima kasih atas bantuan alat ibadah dan pemulihan fasilitas yang membuat masjid mereka kembali hidup.
Hingga saat ini, 15 masjid telah pulih sepenuhnya. "Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana. PLN tidak tinggal diam. Relawan kami kerahkan untuk menyisir setiap lokasi yang terdampak parah," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
Selain pembersihan fisik, PLN juga menyalurkan bantuan Al-Qur'an, peralatan salat, paket sound system, hingga kubah masjid.
Kerinduan masyarakat untuk salat berjamaah kini terobati. Sulaiman, jemaah Masjid Al-Huda di Kuala Simpang mengungkapkan rasa syukurnya.
"Selama dua minggu kami berusaha membersihkan secara mandiri, namun keterbatasan alat membuat kami kewalahan. Kehadiran tim PLN dengan alat berat sangat membantu menyingkirkan lumpur tebal, sehingga kami bisa kembali melaksanakan salat Jumat," ujar Sulaiman.
Apresiasi senada datang dari Rudi Muharram, pengurus Masjid Al-Ikhwan Bener Meriah. Dia berterima kasih atas bantuan alat ibadah dan pemulihan fasilitas yang membuat masjid mereka kembali hidup.
(jon)
Lihat Juga :