Bantu Korban Banjir di Aceh, PINTI Gelar Pengobatan Gratis dan Aksi Hibur Anak
Senin, 29 Desember 2025 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kegiatan ini, keluhan kesehatan yang paling mendominasi adalah penyakit kulit akibat kontak langsung dengan air kotor dalam waktu lama.
Selain itu, banyak warga terutama anak-anak, mengeluhkan gejala diare karena sulitnya akses air bersih, serta demam akibat kelelahan dan menurunnya daya tahan tubuh saat berada di pengungsian.
Baca juga: Prabowo Minta Pengurusan Dokumen yang Rusak Akibat Banjir Sumatera Gratis
Pengobatan gratis dipimpin langsung Ketua Umum PINTI Pusat dr Metta Agustina MARS, Sp KKLP,dan dibantu oleh 10 orang dokter dan nakes dari Kabupaten Banda Aceh dan Sigli.
Kegiatan baksos ini juga dihadiri Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat Teddy Sugianto, Sekjen Candra Jap, Waketum Anna Hartawan, Pembina PINTI Lisa Tanjung, Wakil Ketua PINTI Lindawaty, serta pengurus dari Marga Hwang Indonesia.
"Di tengah sulitnya akses kesehatan akibat bencana, kami berharap bantuan medis ini dapat meringankan beban fisik serta memberikan ketenangan batin bagi para korban," kata dr Metta Agustina kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Selain itu, banyak warga terutama anak-anak, mengeluhkan gejala diare karena sulitnya akses air bersih, serta demam akibat kelelahan dan menurunnya daya tahan tubuh saat berada di pengungsian.
Baca juga: Prabowo Minta Pengurusan Dokumen yang Rusak Akibat Banjir Sumatera Gratis
Pengobatan gratis dipimpin langsung Ketua Umum PINTI Pusat dr Metta Agustina MARS, Sp KKLP,dan dibantu oleh 10 orang dokter dan nakes dari Kabupaten Banda Aceh dan Sigli.
Kegiatan baksos ini juga dihadiri Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Pusat Teddy Sugianto, Sekjen Candra Jap, Waketum Anna Hartawan, Pembina PINTI Lisa Tanjung, Wakil Ketua PINTI Lindawaty, serta pengurus dari Marga Hwang Indonesia.
"Di tengah sulitnya akses kesehatan akibat bencana, kami berharap bantuan medis ini dapat meringankan beban fisik serta memberikan ketenangan batin bagi para korban," kata dr Metta Agustina kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Lihat Juga :