Penanganan Bencana Sumatera, PKS Apresiasi TNI-Polri, BNPB dan Basarnas
Rabu, 24 Desember 2025 - 18:30 WIB
loading...
Kerja keras personel TNI, Polri, BNPB dan Basarnas dalam penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar menuai apresiasi dari PKS. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kerja keras personel TNI, Polri, BNPB dan Basarnas dalam penanganan bencana alam banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menuai apresiasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kehadiran negara melalui kerja nyata aparat dan lembaga kebencanaan dinilai menjadi penopang bangkitnya semangat masyarakat di tengah situasi darurat.
Respons pemerintah menunjukkan komitmen negara dalam melindungi keselamatan warga serta memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau daerah terdampak hingga daerah yang terisolir.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera, 1.129 Orang Tewas dan 174 Hilang
“Kami menyampaikan mengapresiasi kerja keras TNI dan BNPB yang telah bekerja tanpa lelah, menembus medan sulit, serta mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Sekjen PKS, Muhammad Kholid Muhammad Kholid dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Dia menambahkan, distribusi logistik dalam skala besar yang mencapai lebih dari 2.400 ton, sebagaimana disampaikan Panglima TNI mencerminkan kerja luar biasa dan kapasitas negara dalam merespons bencana secara cepat dan efektif.
“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi kerja konkret atas kehadiran negara di saat rakyat menghadapi masa-masa paling sulit,” tegasnya.
Kholid menilai strategi distribusi bantuan melalui berbagai jalur udara, laut, dan darat menunjukkan kemampuan adaptasi, kesiapsiagaan, serta sinergi antarsatuan dalam menghadapi tantangan geografis wilayah terdampak.
Baca juga: Kisah Pilu Prajurit TNI, Istri Meninggal Tertimpa Longsor di Aceh Tamiang
“Fleksibilitas dalam distribusi logistik mencerminkan koordinasi yang solid dan orientasi yang jelas pada satu tujuan utama: menyelamatkan nyawa dan meringankan beban rakyat,” lanjutnya.
Selain itu, PKS juga memberikan apresiasi kepada BNPB dan Basarnas yang terus berada di garis depan penanganan bencana, mulai dari operasi pencarian dan pertolongan korban, evakuasi warga terdampak, hingga pemulihan akses dan infrastruktur yang terdampak bencana.
“Kerja keras yang ditunjukkan BNPB dan Basarnas merupakan wujud nyata tanggung jawab negara dalam melindungi warganya, khususnya di tengah situasi darurat,” kata Kholid.
Sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional PKS, Kholid juga menyampaikan bahwa relawan di lapangan terus berperan aktif dalam membantu masyarakat terdampak, dengan menjalin koordinasi dan kolaborasi erat bersama TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas di wilayah bencana.
“Sejak awal, relawan kami hadir di lokasi terdampak dan bekerja bahu-membahu bersama seluruh elemen. Koordinasi ini penting agar bantuan tepat sasaran, penanganan pengungsi lebih tertib, serta proses evakuasi dan distribusi logistik berjalan efektif,” ujarnya.
Para relawan terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti pendampingan pengungsi, distribusi kebutuhan pokok, dukungan dapur umum, hingga membantu pemulihan lingkungan dan fasilitas warga, sesuai dengan kebutuhan dan arahan di lapangan.
Menurutnya, sinergi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi bencana berskala luas.
“Kerja kemanusiaan harus terus diperkuat. PKS mendorong agar koordinasi lintas lembaga tetap terjaga hingga masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana benar-benar tuntas. Keselamatan, kesehatan, dan martabat warga terdampak harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Muhammad Kholid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong, mendoakan keselamatan para petugas dan relawan di lapangan, serta menumbuhkan solidaritas nasional bagi para korban bencana.
Respons pemerintah menunjukkan komitmen negara dalam melindungi keselamatan warga serta memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau daerah terdampak hingga daerah yang terisolir.
Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera, 1.129 Orang Tewas dan 174 Hilang
“Kami menyampaikan mengapresiasi kerja keras TNI dan BNPB yang telah bekerja tanpa lelah, menembus medan sulit, serta mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Sekjen PKS, Muhammad Kholid Muhammad Kholid dalam keterangannya, Rabu (24/12/2025).
Dia menambahkan, distribusi logistik dalam skala besar yang mencapai lebih dari 2.400 ton, sebagaimana disampaikan Panglima TNI mencerminkan kerja luar biasa dan kapasitas negara dalam merespons bencana secara cepat dan efektif.
“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi kerja konkret atas kehadiran negara di saat rakyat menghadapi masa-masa paling sulit,” tegasnya.
Kholid menilai strategi distribusi bantuan melalui berbagai jalur udara, laut, dan darat menunjukkan kemampuan adaptasi, kesiapsiagaan, serta sinergi antarsatuan dalam menghadapi tantangan geografis wilayah terdampak.
Baca juga: Kisah Pilu Prajurit TNI, Istri Meninggal Tertimpa Longsor di Aceh Tamiang
“Fleksibilitas dalam distribusi logistik mencerminkan koordinasi yang solid dan orientasi yang jelas pada satu tujuan utama: menyelamatkan nyawa dan meringankan beban rakyat,” lanjutnya.
Selain itu, PKS juga memberikan apresiasi kepada BNPB dan Basarnas yang terus berada di garis depan penanganan bencana, mulai dari operasi pencarian dan pertolongan korban, evakuasi warga terdampak, hingga pemulihan akses dan infrastruktur yang terdampak bencana.
“Kerja keras yang ditunjukkan BNPB dan Basarnas merupakan wujud nyata tanggung jawab negara dalam melindungi warganya, khususnya di tengah situasi darurat,” kata Kholid.
Sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional PKS, Kholid juga menyampaikan bahwa relawan di lapangan terus berperan aktif dalam membantu masyarakat terdampak, dengan menjalin koordinasi dan kolaborasi erat bersama TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas di wilayah bencana.
“Sejak awal, relawan kami hadir di lokasi terdampak dan bekerja bahu-membahu bersama seluruh elemen. Koordinasi ini penting agar bantuan tepat sasaran, penanganan pengungsi lebih tertib, serta proses evakuasi dan distribusi logistik berjalan efektif,” ujarnya.
Para relawan terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti pendampingan pengungsi, distribusi kebutuhan pokok, dukungan dapur umum, hingga membantu pemulihan lingkungan dan fasilitas warga, sesuai dengan kebutuhan dan arahan di lapangan.
Menurutnya, sinergi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi bencana berskala luas.
“Kerja kemanusiaan harus terus diperkuat. PKS mendorong agar koordinasi lintas lembaga tetap terjaga hingga masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana benar-benar tuntas. Keselamatan, kesehatan, dan martabat warga terdampak harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Muhammad Kholid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong, mendoakan keselamatan para petugas dan relawan di lapangan, serta menumbuhkan solidaritas nasional bagi para korban bencana.
(shf)
Lihat Juga :