Di Antara Adat, Lagu, dan Secangkir Kopi: Cerita di Balik Dibukanya Zodiac Bajo Labuan Bajo
Senin, 22 Desember 2025 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
“Kado Bajo Group sejak awal berkomitmen membangun usaha yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hingga hari ini, kami telah melibatkan 374 UMKM dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur dalam ekosistem usaha kami,” ujar Yulianus Weng.
Dengan kapasitas hingga 130 pengunjung, dilengkapi meeting room, VIP room, serta area indoor smoking, Zodiac Bajo dirancang untuk menjawab kebutuhan beragam—dari wisatawan yang menunggu penerbangan, pelaku bisnis yang mencari ruang diskusi, hingga masyarakat lokal yang ingin menikmati suasana santai.
Momen yang paling membekas terjadi ketika Wakil Bupati Manggarai Barat tak hanya menyampaikan sambutan, tetapi juga turut menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Rumah Kita.” Lagu tersebut seakan merangkum semangat acara sore itu—tentang Labuan Bajo sebagai rumah bersama, tempat adat, pariwisata, dan harapan bertemu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi kehadiran Zodiac Bajo yang dinilai mampu menjunjung tinggi adat Manggarai sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Ia menilai pendekatan seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium Indonesia yang tetap berakar pada identitas budaya.
Dengan kapasitas hingga 130 pengunjung, dilengkapi meeting room, VIP room, serta area indoor smoking, Zodiac Bajo dirancang untuk menjawab kebutuhan beragam—dari wisatawan yang menunggu penerbangan, pelaku bisnis yang mencari ruang diskusi, hingga masyarakat lokal yang ingin menikmati suasana santai.
Momen yang paling membekas terjadi ketika Wakil Bupati Manggarai Barat tak hanya menyampaikan sambutan, tetapi juga turut menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Rumah Kita.” Lagu tersebut seakan merangkum semangat acara sore itu—tentang Labuan Bajo sebagai rumah bersama, tempat adat, pariwisata, dan harapan bertemu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi kehadiran Zodiac Bajo yang dinilai mampu menjunjung tinggi adat Manggarai sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Ia menilai pendekatan seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium Indonesia yang tetap berakar pada identitas budaya.
Lihat Juga :