Pemprov DKI Jakarta Percepat Bangun Tempat Penampungan Sementara Pedagang Pasar Induk Kramat Jati
Minggu, 21 Desember 2025 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
Ahmad menilai fasilitas yang disediakan TPS ini telah sesuai dengan kebutuhan pedagang. Menurutnya, hal terpenting adalah para pedagang dapat kembali berdagang dan memperoleh penghasilan. "Cocok saja. Yang penting kami bisa berdagang. Intinya itu bagi kami sebagai pedagang. Semoga secepatnya ini bisa diselesaikan," ujarnya.
Pedagang lain, Suparto, menyebut bahwa pembangunan TPS menjadi solusi penting agar pedagang dapat segera bangkit. Dia yang telah berjualan pepaya selama 15 tahun, menantikan agar pembangunan TPS yang menampung 350 kios di atas lahan parkir seluas sekitar 1.800 meter persegi tersebut dapat segera rampung. "Harapan saya, secepatnya bisa pindah ke sini supaya bisa berdagang lagi," ucapnya seraya berharaplokasi pasar yang terbakar dapat segera dibangun kembali.
Diketahui, sebanyak 350 tempat usaha dengan 117 pedagang buah, khususnya pisang dan pepaya, terdampak kebakaran ini. Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada masing-masing pedagang terdampak guna membantu keberlangsungan usaha hingga pasar kembali beroperasi normal.
Selain itu, para pedagang juga diberikan kemudahan dalam pengajuan kredit usaha di Bank Jakarta. Seluruh area terdampak kebakaran telah diasuransikan sehingga proses renovasi selanjutnya akan ditangani melalui mekanisme asuransi.
Pedagang lain, Suparto, menyebut bahwa pembangunan TPS menjadi solusi penting agar pedagang dapat segera bangkit. Dia yang telah berjualan pepaya selama 15 tahun, menantikan agar pembangunan TPS yang menampung 350 kios di atas lahan parkir seluas sekitar 1.800 meter persegi tersebut dapat segera rampung. "Harapan saya, secepatnya bisa pindah ke sini supaya bisa berdagang lagi," ucapnya seraya berharaplokasi pasar yang terbakar dapat segera dibangun kembali.
Diketahui, sebanyak 350 tempat usaha dengan 117 pedagang buah, khususnya pisang dan pepaya, terdampak kebakaran ini. Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada masing-masing pedagang terdampak guna membantu keberlangsungan usaha hingga pasar kembali beroperasi normal.
Selain itu, para pedagang juga diberikan kemudahan dalam pengajuan kredit usaha di Bank Jakarta. Seluruh area terdampak kebakaran telah diasuransikan sehingga proses renovasi selanjutnya akan ditangani melalui mekanisme asuransi.
(zik)
Lihat Juga :