FKMPI Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Minggu, 21 Desember 2025 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Umum APHI Soewarso menegaskan aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sektor kehutanan. “Musibah banjir yang dialami masyarakat Aceh Tamiang adalah panggilan bagi kami untuk hadir dan membantu secara langsung. Bantuan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai dukungan logistik, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas,” ujarnya.
Soewarso menambahkan kepedulian sosial merupakan bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan. “Keberlanjutan tidak hanya diukur dari aspek lingkungan dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana sektor ini hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama saat menghadapi krisis,” katanya.
Anggota DPRD Aceh Tamiang Muhammad Yunus mengapresiasi bantuan FKMPI dan APHI yang dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak. “Desa Babo yang sebelumnya sebagai pusat perekonomian sekarang tidak bersisa, habis diterjang banjir dan longsor. Kehadiran bantuan yang sesuai kebutuhan lapangan sangat berarti bagi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarnya.
Muhammad Yunus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. “Penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Kolaborasi masyarakat dan asosiasi seperti ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari gotong royong nasional,” katanya.
Wakil Ketua 1 KOMDA Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution mengatakan, pengurus daerah berperan aktif dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami bekerjas ama dengan FKMPI dan Dewan Pengurus Pusat APHI untuk mengawal proses penyaluran sejak awal agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap menjaga ketertiban dan transparansi,” jelasnya.
Soewarso menambahkan kepedulian sosial merupakan bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan. “Keberlanjutan tidak hanya diukur dari aspek lingkungan dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana sektor ini hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama saat menghadapi krisis,” katanya.
Anggota DPRD Aceh Tamiang Muhammad Yunus mengapresiasi bantuan FKMPI dan APHI yang dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak. “Desa Babo yang sebelumnya sebagai pusat perekonomian sekarang tidak bersisa, habis diterjang banjir dan longsor. Kehadiran bantuan yang sesuai kebutuhan lapangan sangat berarti bagi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarnya.
Muhammad Yunus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. “Penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Kolaborasi masyarakat dan asosiasi seperti ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari gotong royong nasional,” katanya.
Wakil Ketua 1 KOMDA Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution mengatakan, pengurus daerah berperan aktif dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami bekerjas ama dengan FKMPI dan Dewan Pengurus Pusat APHI untuk mengawal proses penyaluran sejak awal agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap menjaga ketertiban dan transparansi,” jelasnya.
Lihat Juga :