Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet Sumsel, Ini Hasilnya
Jum'at, 19 Desember 2025 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Petani karet Prabumulih Asmudin mengungkapkan kondisi lapangan yang kian memprihatinkan. Menurutnya, produksi karet rakyat di Sumatera Selatan saat ini turun hampir 50 persen, bahkan sejumlah pabrik mulai mengalami kekurangan bahan baku.
“Petani hidup dari karet setetes demi setetes, tapi perhatian pemerintah masih sangat minim. Akibatnya, banyak petani terpaksa meninggalkan kebun atau beralih profesi,” kata Asmudin.
Sebagai pengelola Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), ia juga merasakan langsung dampak penurunan produksi. “Dulu kami bisa melelang hingga 200 ton per bulan, sekarang tinggal sekitar 60 ton. Ini sangat memukul pendapatan petani,” ujarnya.
Melalui Rembug Petani Karet Sumatera Selatan, Apkarindo berharap pemerintah pusat dan daerah benar-benar hadir melalui bantuan bibit karet unggul, pupuk bersubsidi, pendampingan berkelanjutan, serta kebijakan yang melindungi petani karet. “Petani karet ingin kembali jaya, bukan sekadar bertahan hidup,” tegasnya.
Rembug ini ditutup dengan seruan persatuan petani untuk menjaga karet sebagai penopang desa, ekonomi daerah, dan keberlanjutan lingkungan.
“Petani hidup dari karet setetes demi setetes, tapi perhatian pemerintah masih sangat minim. Akibatnya, banyak petani terpaksa meninggalkan kebun atau beralih profesi,” kata Asmudin.
Sebagai pengelola Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), ia juga merasakan langsung dampak penurunan produksi. “Dulu kami bisa melelang hingga 200 ton per bulan, sekarang tinggal sekitar 60 ton. Ini sangat memukul pendapatan petani,” ujarnya.
Melalui Rembug Petani Karet Sumatera Selatan, Apkarindo berharap pemerintah pusat dan daerah benar-benar hadir melalui bantuan bibit karet unggul, pupuk bersubsidi, pendampingan berkelanjutan, serta kebijakan yang melindungi petani karet. “Petani karet ingin kembali jaya, bukan sekadar bertahan hidup,” tegasnya.
Rembug ini ditutup dengan seruan persatuan petani untuk menjaga karet sebagai penopang desa, ekonomi daerah, dan keberlanjutan lingkungan.
(rca)
Lihat Juga :