BNPT dan FKPT Jabar Tanam Toleransi lewat Aksi Sosial di Subang
Selasa, 16 Desember 2025 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kita menghidupkan kembali kerukunan dari tingkat desa. Sidajaya hari ini menjadi contoh, sekaligus desa wisata yang dapat menstimulus perekonomian masyarakat," katanya.
Menurut Eddy, kegiatan ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ideologi Pancasila, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membangun harmoni antara manusia dan alam. Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus kehidupan sosial yang damai.
Kegiatan ini juga diinisiasi oleh tokoh masyarakat setempat, H. Urip Soeripto, yang dikenal sebagai penggerak warga sekaligus penanggung jawab pengembangan Kampung Wisata Lembur Cigarugak. Kehadiran tokoh lokal dinilai penting untuk memastikan nilai toleransi tumbuh dari akar rumput.
Eddy Hartono berharap kawasan ini dapat menjadi model desa damai—religius, toleran, hijau, dan bersatu melawan paham kekerasan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan di Jawa Barat dan daerah lain dengan melibatkan generasi muda lintas agama.
"Kami berharap masyarakat dan tokoh lokal yang hadir bisa menjadi agen kerukunan dan duta toleransi di komunitas masing-masing," ujarnya.
Menurut Eddy, kegiatan ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ideologi Pancasila, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membangun harmoni antara manusia dan alam. Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus kehidupan sosial yang damai.
Kegiatan ini juga diinisiasi oleh tokoh masyarakat setempat, H. Urip Soeripto, yang dikenal sebagai penggerak warga sekaligus penanggung jawab pengembangan Kampung Wisata Lembur Cigarugak. Kehadiran tokoh lokal dinilai penting untuk memastikan nilai toleransi tumbuh dari akar rumput.
Eddy Hartono berharap kawasan ini dapat menjadi model desa damai—religius, toleran, hijau, dan bersatu melawan paham kekerasan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan di Jawa Barat dan daerah lain dengan melibatkan generasi muda lintas agama.
"Kami berharap masyarakat dan tokoh lokal yang hadir bisa menjadi agen kerukunan dan duta toleransi di komunitas masing-masing," ujarnya.
Lihat Juga :