Perindo Buka Dapur Umum dan Posko Layak Pengungsi, Sri Gusni: Aceh Tamiang Masih Darurat Pasokan Pangan!
Senin, 15 Desember 2025 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Wasekjen Partai Perindo Sri Gusni Febriasari yang memantau langsung di lapangan menuturkan, para pengungsi masih bertahan di bangunan darurat dari terpal dan sisa material, tanpa fasilitas dasar yang memadai. Endapan lumpur belum sepenuhnya dibersihkan, sementara akses dan aktivitas warga belum pulih.
Kondisi ini diperparah oleh masih terbatasnya pasokan listrik yang mempengaruhi aktivitas warga terdampak di pos pengungsian.
Merespons kondisi tersebut, Partai Perindo bergerak cepat dengan turun langsung membantu warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Senin (12/15) pagi di wilayah Kecamatan Karang Baru.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo. Bersama Sri Gusni, hadir di lokasi antara lain Plt. Ketua DPW Partai Perindo Aceh sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera DPP Partai Perindo Effendi Syahputra, Wakil Kepala Unit Pelayanan Masyarakat Ihza Handika, Sekretaris DPW Partai Perindo Provinsi Aceh Andi Syafrizal, serta Ketua DPD Partai Perindo Aceh Tamiang Elida Nababan.
Sri Gusni mengatakan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah ketersediaan pangan dan tempat pengungsian yang layak. “Pengungsi masih bertahan di posko darurat buatan warga yang kondisinya tidak layak huni. Di lokasi juga belum tersedia dapur umum, sehingga kebutuhan konsumsi sangat terbatas. Karena itu kami membuka dapur umum dan menyiapkan posko pengungsian bagi masyarakat terdampak,” ujarnya di Aceh Tamiang, Minggu (14/12/2025).
Sebagai bentuk tanggap darurat, Partai Perindo mendirikan dapur umum lengkap dengan peralatan masak, perlengkapan dapur, serta bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama 14 hari ke depan. Dapur umum ini ditujukan untuk memastikan pengungsi, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya, mendapatkan asupan makanan yang layak.
“Kami mendirikan dapur umum agar kebutuhan makan pengungsi bisa terpenuhi secara layak dan berkelanjutan,” jelas Sri Gusni.
Kondisi ini diperparah oleh masih terbatasnya pasokan listrik yang mempengaruhi aktivitas warga terdampak di pos pengungsian.
Merespons kondisi tersebut, Partai Perindo bergerak cepat dengan turun langsung membantu warga terdampak bencana di Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Senin (12/15) pagi di wilayah Kecamatan Karang Baru.
Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo. Bersama Sri Gusni, hadir di lokasi antara lain Plt. Ketua DPW Partai Perindo Aceh sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera DPP Partai Perindo Effendi Syahputra, Wakil Kepala Unit Pelayanan Masyarakat Ihza Handika, Sekretaris DPW Partai Perindo Provinsi Aceh Andi Syafrizal, serta Ketua DPD Partai Perindo Aceh Tamiang Elida Nababan.
Sri Gusni mengatakan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah ketersediaan pangan dan tempat pengungsian yang layak. “Pengungsi masih bertahan di posko darurat buatan warga yang kondisinya tidak layak huni. Di lokasi juga belum tersedia dapur umum, sehingga kebutuhan konsumsi sangat terbatas. Karena itu kami membuka dapur umum dan menyiapkan posko pengungsian bagi masyarakat terdampak,” ujarnya di Aceh Tamiang, Minggu (14/12/2025).
Sebagai bentuk tanggap darurat, Partai Perindo mendirikan dapur umum lengkap dengan peralatan masak, perlengkapan dapur, serta bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama 14 hari ke depan. Dapur umum ini ditujukan untuk memastikan pengungsi, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya, mendapatkan asupan makanan yang layak.
“Kami mendirikan dapur umum agar kebutuhan makan pengungsi bisa terpenuhi secara layak dan berkelanjutan,” jelas Sri Gusni.
Lihat Juga :