Sandi Rahmat Mandela: GM FKPPI Tidak Absen dalam Penanganan Bencana Alam di Aceh
Senin, 15 Desember 2025 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Serah terima bantuan dilakukan secara resmi kepada Bupati Bireuen Mukhlis bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, sebagai bagian dari mekanisme penyaluran terpadu bagi para pengungsi.
Ketua Umum GM FKPPI Sandi Rahmat Mandela menyampaikan bahwa kondisi di Aceh menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi situasi darurat yang penuh keterbatasan.
“Kita memahami bahwa medan bencana tidak selalu ideal. Ada keterbatasan listrik, logistik, dan akses. Namun justru di situlah kehadiran GM FKPPI diuji. Selama masyarakat membutuhkan, kita harus tetap bergerak dan mencari jalan agar bantuan sampai,” ujar Sandi, Senin (15/12/2025).
Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipimpin oleh Ketua PD I GM FKPPI Aceh Muhammad Tegar Cakra Donya didampingi Sekretaris PD I GM FKPPI Aceh Jhon Edwin F. Tambunan, beserta jajaran pengurus daerah. Tegar menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan, ketepatan sasaran, dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
“Situasi di lapangan cukup menantang, namun kami berupaya memastikan bantuan tetap tersalurkan dengan baik. Fokus kami adalah kebutuhan dasar masyarakat terdampak agar mereka dapat bertahan di masa tanggap darurat ini,” kata Tegar.
Ketua Umum GM FKPPI Sandi Rahmat Mandela menyampaikan bahwa kondisi di Aceh menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi situasi darurat yang penuh keterbatasan.
“Kita memahami bahwa medan bencana tidak selalu ideal. Ada keterbatasan listrik, logistik, dan akses. Namun justru di situlah kehadiran GM FKPPI diuji. Selama masyarakat membutuhkan, kita harus tetap bergerak dan mencari jalan agar bantuan sampai,” ujar Sandi, Senin (15/12/2025).
Pelaksanaan kegiatan di lapangan dipimpin oleh Ketua PD I GM FKPPI Aceh Muhammad Tegar Cakra Donya didampingi Sekretaris PD I GM FKPPI Aceh Jhon Edwin F. Tambunan, beserta jajaran pengurus daerah. Tegar menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dengan mengedepankan aspek keamanan, ketepatan sasaran, dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
“Situasi di lapangan cukup menantang, namun kami berupaya memastikan bantuan tetap tersalurkan dengan baik. Fokus kami adalah kebutuhan dasar masyarakat terdampak agar mereka dapat bertahan di masa tanggap darurat ini,” kata Tegar.
Lihat Juga :