Polisi Tangkap 2 Debt Collector yang Diduga Pukul hingga Rampas STNK Warga di Depok
Minggu, 14 Desember 2025 - 21:29 WIB
loading...
Polres Metro Depok menangkap 2 debt collector (DC) berinisial BEK dan DP yang diduga memukul dan merampas STNK milik pengendara mobil di Jalan Juanda, Depok. Foto: Ist
A
A
A
DEPOK - Polres Metro Depok menangkap 2 debt collector (DC) berinisial BEK dan DP yang diduga memukul dan merampas STNK milik pengendara mobil di Jalan Juanda, Depok.
“Dua pelaku sudah berhasil diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Oka, Minggu (14/12/2025).
Baca juga: Update Kasus Pengeroyokan di Kalibata, 1 Debt Collector yang Sempat Kritis Akhirnya Meninggal
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (13/12/2025) ketika korban dalam perjalanan menuju Jalan Margonda Raya dengan mengendarai mobil Mazda 2. “Saat di putaran balik depan sebelum Mall Pesona Square, korban diberhentikan oleh orang tidak dikenal dan meneriaki korban lalu meminta korban turun dari mobil,” ujarnya.
Setelah diberhentikan, para pelaku merampas STNK dan melakukan pemukulan terhadap korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku pergi meninggalkan lokasi.
“Lalu korban dibantu warga sekitar berhasil mengamankan kendaraannya walaupun saat ini rusak. Pelaku juga memukul korban dan menendang badan mobil hingga penyok di beberapa sisi serta retak di spion kanan,” kata Made.
Diketahui, video aksi para pelaku viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat salah satu pelaku sempat meneriaki dan memukul korbannya.
Saat itu, korban sudah menyampaikan bahwa di dalam mobil korban tengah membawa istri dan anaknya.
“Dua pelaku sudah berhasil diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Oka, Minggu (14/12/2025).
Baca juga: Update Kasus Pengeroyokan di Kalibata, 1 Debt Collector yang Sempat Kritis Akhirnya Meninggal
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (13/12/2025) ketika korban dalam perjalanan menuju Jalan Margonda Raya dengan mengendarai mobil Mazda 2. “Saat di putaran balik depan sebelum Mall Pesona Square, korban diberhentikan oleh orang tidak dikenal dan meneriaki korban lalu meminta korban turun dari mobil,” ujarnya.
Setelah diberhentikan, para pelaku merampas STNK dan melakukan pemukulan terhadap korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku pergi meninggalkan lokasi.
“Lalu korban dibantu warga sekitar berhasil mengamankan kendaraannya walaupun saat ini rusak. Pelaku juga memukul korban dan menendang badan mobil hingga penyok di beberapa sisi serta retak di spion kanan,” kata Made.
Diketahui, video aksi para pelaku viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat salah satu pelaku sempat meneriaki dan memukul korbannya.
Saat itu, korban sudah menyampaikan bahwa di dalam mobil korban tengah membawa istri dan anaknya.
(jon)
Lihat Juga :