Inkoppas Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru 2026

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:55 WIB
loading...
Inkoppas Dukung Pemerintah...
Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) 2025 Andrian Lame menegaskan komitmen Inkoppas dalam mendukung pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sekretaris Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) 2025 Andrian Lame menegaskan komitmen Inkoppas dalam mendukung pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional serta memperkuat peran koperasi dan pedagang pasar rakyat.

Andrian mengapresiasi pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto atas kembali dilibatkannya untuk menyalurkan beras SPHP setelah hampir 2 tahun Inkoppas tidak menyalurkan secara institusi.

Baca juga: Jelang Nataru, Bulog-Satgas Pangan Sidak Harga Beras

Diamenilai keterlibatan pedagang pasar dalam program tersebut merupakan langkah tepat untuk menjaga keterjangkauan harga beras di tingkat konsumen. “Kami mengapresiasi pemerintah karena kembali mengaktifkan program beras SPHP dan melibatkan pedagang pasar. Inkoppas juga ikut terlibat dalam proses verifikasi pedagang agar penyaluran beras SPHP benar-benar tepat sasaran dan harganya terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Inkoppas mencermati potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok seiring meningkatnya permintaan dan dinamika distribusi akhir tahun. Untuk itu, Inkoppas menyatakan kesiapan bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan barang kebutuhan pokok tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

“Menjelang Nataru, kami siap bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” katanya.

Terkait kenaikan harga beras yang sempat terjadi, Andrian memastikan stok beras di pasar rakyat dalam kondisi aman. Kenaikan harga tersebut bukan disebabkan kelangkaan melainkan dipengaruhi cuaca ekstrem dan lambatnya distribusi.

“Stok beras di pasar rakyat sebenarnya aman. Program SPHP menjadi benteng utama untuk menahan lonjakan harga, hanya saja mekanisme distribusinya perlu dipercepat agar dampaknya lebih terasa di lapangan,” ujarnya.

Selain isu stabilitas pangan, Inkoppas juga mendorong percepatan revitalisasi pasar rakyat. Andrian menilai revitalisasi pasar sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pedagang maupun pengunjung, namun pelaksanaannya harus memperhatikan kondisi pedagang agar tidak menimbulkan beban baru.

Inkoppas telah menyampaikan masukan kepada Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan agar pasar-pasar yang dibangun pemerintah dapat benar-benar diisi oleh pedagang sehingga roda perekonomian daerah dapat bergerak.

Menurut dia, pentingnya keterlibatan koperasi dalam proses revitalisasi pasar mengingat anggota Inkoppas memiliki pengalaman, jaringan, serta kemampuan pengelolaan pasar yang dapat mendukung keberhasilan program pemerintah.

Dengan berbagai langkah tersebut, pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, memberdayakan pedagang pasar rakyat, dan menciptakan ekosistem pasar yang lebih modern dan berkeadilan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilar Dampingi Wamendag...
Pilar Dampingi Wamendag Turun ke Pasar Ciputat, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Polda Metro Jaya Tingkatkan...
Polda Metro Jaya Tingkatkan Pengawasan Harga Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idulfitri
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Nataru 2026
Arus Balik Nataru 2026,...
Arus Balik Nataru 2026, 50.171 Kendaraan Meluncur dari Timur Transjawa
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Harga Tiket Indonesia...
Harga Tiket Indonesia vs Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved