Distribusi Logistik di Sumut Dipercepat, Infrastruktur Bertahap Pulih
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kemenag Prioritaskan Logistik dan Pemulihan Layanan Keagamaan Pascabencana Sumatera
Namun demikian, sejumlah wilayah seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan masih memerlukan percepatan perbaikan.
Sementara itu, pasokan BBM dinilai aman, meskipun sebagian kawasan di Tapanuli Tengah dan Sibolga masih menghadapi kendala ketersediaan gas elpiji dan air bersih.
Untuk menekan risiko bencana berulang, pemerintah turut mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dua pesawat telah menjalankan 25 sortie dengan total 21.200 kg bahan semai hingga Jumat (12/12). Upaya jangka panjang juga terlihat dari penyusunan dokumen pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Langkat.
Baca Juga: Gun Gun Heryanto: Pemerintah Harus Punya Protokol Komunikasi Bencana
Rencana relokasi 67 rumah di Desa Sape Tua, Kabupaten Humbang Hasundutan, masih menunggu penyelesaian terkait status lahan. BNPB bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi agar tahapan ini dapat dipercepat.
Dalam hal distribusi bantuan, jalur udara masih difokuskan untuk menjangkau lokasi-lokasi paling terpencil seperti Barus di Tapanuli Tengah, Siantar Naipospos di Tapanuli Utara, dan Rembele di Bener Meriah, Aceh.
Meski begitu, beberapa pengiriman—termasuk 40 kg gula dan 25 kg beras ke Siantar Naipospos serta 10 unit Starlink ke Rembele—terpaksa ditunda karena cuaca buruk. Pengoperasian Heli PK-USO dan Heli Bell-MI-17 TNI AD menjadi andalan dalam misi udara tersebut.
Namun demikian, sejumlah wilayah seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan masih memerlukan percepatan perbaikan.
Sementara itu, pasokan BBM dinilai aman, meskipun sebagian kawasan di Tapanuli Tengah dan Sibolga masih menghadapi kendala ketersediaan gas elpiji dan air bersih.
Untuk menekan risiko bencana berulang, pemerintah turut mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dua pesawat telah menjalankan 25 sortie dengan total 21.200 kg bahan semai hingga Jumat (12/12). Upaya jangka panjang juga terlihat dari penyusunan dokumen pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Langkat.
Baca Juga: Gun Gun Heryanto: Pemerintah Harus Punya Protokol Komunikasi Bencana
Rencana relokasi 67 rumah di Desa Sape Tua, Kabupaten Humbang Hasundutan, masih menunggu penyelesaian terkait status lahan. BNPB bersama pemerintah daerah terus berkoordinasi agar tahapan ini dapat dipercepat.
Dalam hal distribusi bantuan, jalur udara masih difokuskan untuk menjangkau lokasi-lokasi paling terpencil seperti Barus di Tapanuli Tengah, Siantar Naipospos di Tapanuli Utara, dan Rembele di Bener Meriah, Aceh.
Meski begitu, beberapa pengiriman—termasuk 40 kg gula dan 25 kg beras ke Siantar Naipospos serta 10 unit Starlink ke Rembele—terpaksa ditunda karena cuaca buruk. Pengoperasian Heli PK-USO dan Heli Bell-MI-17 TNI AD menjadi andalan dalam misi udara tersebut.
Lihat Juga :