Soal Peretasan WA, PMII Sumut: Pengakuan Akhyar Provokatif
Selasa, 15 September 2020 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
Jika tidak ingin menunjukkan buktinya pada masyarakat, tukas dia, semestinya Akhyar segera melapor ke polisi.
"Di media, Akhyar bilang nggak perlu (lapor polisi). Itu kan bisa membuat orang berasumsi bahwa dia tak percaya polisi. Ini negara hukum, laporkan agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat pernyataannya itu," demikian Azlan.
Ditanya soal keberpihakan PMII kepada pasangan tertentu, Azlan menegaskan PMII tidak condong ke calon manapun. PMII menurutnya merupakan organisasi kaderisasi, bukan sayap partai tertentu. "Ini perlu digaris bawahi," ujarnya pula. (BACA JUGA: Diterjang Hujan Angin, 1 Sekolah dan 2 Rumah di Medan Roboh)
Diketahui, akun Facebook Humas Pemko Medan juga dijadikan sarana untuk menyebarluaskan informasi bahwa WhatsApp Akhyar Nasution telah diretas.
Namun, sejauh ini tak ada laporan resmi yang disampaikan Akhyar kepada pihak Kepolisian. Lebih dari itu, tak ada peristiwa lain yang mencuat ke publik sehubungan peretasan dimaksud.
"Di media, Akhyar bilang nggak perlu (lapor polisi). Itu kan bisa membuat orang berasumsi bahwa dia tak percaya polisi. Ini negara hukum, laporkan agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat pernyataannya itu," demikian Azlan.
Ditanya soal keberpihakan PMII kepada pasangan tertentu, Azlan menegaskan PMII tidak condong ke calon manapun. PMII menurutnya merupakan organisasi kaderisasi, bukan sayap partai tertentu. "Ini perlu digaris bawahi," ujarnya pula. (BACA JUGA: Diterjang Hujan Angin, 1 Sekolah dan 2 Rumah di Medan Roboh)
Diketahui, akun Facebook Humas Pemko Medan juga dijadikan sarana untuk menyebarluaskan informasi bahwa WhatsApp Akhyar Nasution telah diretas.
Namun, sejauh ini tak ada laporan resmi yang disampaikan Akhyar kepada pihak Kepolisian. Lebih dari itu, tak ada peristiwa lain yang mencuat ke publik sehubungan peretasan dimaksud.
(vit)
Lihat Juga :