Siapa Pengeroyok Mata Elang di Kalibata hingga Tewas? Ini Kata Kapolres
Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:21 WIB
loading...
Sejumlah kios pedagang hangus dibakar massa tak dikenal imbas tewasnya mata elang akibat dikeroyok di seberang TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025). Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pengeroyokan dua mata elang atau matel di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, yang menewaskan keduanya. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut para pelaku pengeroyokan diduga merupakan rekan dari seorang pemotor yang tidak terima ditagih cicilan motor.
"Berawal dari adanya istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor, yang indikasinya belum bayar kredit. Dari pemilik kendaraan ini, dia tidak menerima, selanjutnya dia memanggil teman-temannya kurang lebih ada 8 orang yang menurut informasi," kata Nicolas, Jumat (12/12/2025).
Setelah dipanggil, para terduga pelaku langsung mengeroyok dua matel tersebut. Akibatnya, satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit (RS).
Baca juga: Puluhan Kios-Warung Tenda Seberang TMP Kalibata Hangus Imbas Matel Tewas
"Selanjutnya kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal dunia di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujarnya.
Nicolas menyatakan pihaknya bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri peran tiap pelaku. Polisi memastikan kasus ini akan diproses secara hukum.
Sebelumnya, kejadian menghebohkan terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, ketika dua anggota mata elang alias matel menjadi korban pengeroyokan.
Peristiwa ini berawal saat keduanya mencoba menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang melintas di jalan. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Yang dipukulin itu teman-teman dari matel. Ada salah satu pengguna sepeda motor lah tiba-tiba di-stop oleh teman-teman ini. Setelah di-stop, diberhentiin lah, biasa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 11 Desember 2025.
Namun, situasi berubah cepat. Menurut Mansur, pengendara lain yang berada di lokasi turun dari mobil dan ikut menyerang kedua matel secara mendadak. Salah satu korban meninggal di tempat, sedangkan korban lain selamat meski mengalami luka-luka.
"Berawal dari adanya istilahnya mata elang, mau menagih kendaraan sepeda motor, yang indikasinya belum bayar kredit. Dari pemilik kendaraan ini, dia tidak menerima, selanjutnya dia memanggil teman-temannya kurang lebih ada 8 orang yang menurut informasi," kata Nicolas, Jumat (12/12/2025).
Setelah dipanggil, para terduga pelaku langsung mengeroyok dua matel tersebut. Akibatnya, satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit (RS).
Baca juga: Puluhan Kios-Warung Tenda Seberang TMP Kalibata Hangus Imbas Matel Tewas
"Selanjutnya kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal dunia di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," ujarnya.
Nicolas menyatakan pihaknya bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri peran tiap pelaku. Polisi memastikan kasus ini akan diproses secara hukum.
Sebelumnya, kejadian menghebohkan terjadi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, ketika dua anggota mata elang alias matel menjadi korban pengeroyokan.
Peristiwa ini berawal saat keduanya mencoba menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang melintas di jalan. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
“Yang dipukulin itu teman-teman dari matel. Ada salah satu pengguna sepeda motor lah tiba-tiba di-stop oleh teman-teman ini. Setelah di-stop, diberhentiin lah, biasa,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 11 Desember 2025.
Namun, situasi berubah cepat. Menurut Mansur, pengendara lain yang berada di lokasi turun dari mobil dan ikut menyerang kedua matel secara mendadak. Salah satu korban meninggal di tempat, sedangkan korban lain selamat meski mengalami luka-luka.
(rca)
Lihat Juga :