40 Desa di Kabupaten Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19

Selasa, 15 September 2020 - 17:05 WIB
loading...
40 Desa di Kabupaten...
Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengkonfirmasi sebanyak 40 desa masuk zona merah penyebaran wabah Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengkonfirmasi sebanyak 40 desa masuk zona merah penyebaran wabah Covid-19. Data tersebut sebagaimana laporan yang masuk hingga Selasa (15/9/2020) ini.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, puluhan desa yang masuk zona merah tersebut berada di 14 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Namun, tim gugus sudah langsung terjun ke lokasi zona merah tersebut untuk melakukan penangan dan tracing di wilayah tersebut.”Ada sekitar 98 terkonfirmasi Covid-19 dari 40 desa itu,” kata Alamsyah pada Selasa (15/9/2020).

Adapun wilayah konfirmasi Covid-19 berada di Kecamatan Cibitung dengan warga yang terkonfirmasi sebanyak 40 orang. Rinciannya, Desa Wanasari sebanyak 28 orang, Desa Wanaja 8 orang, dan Desa Cibuntu 4 orang. Lalu Kecamatan Cikarang Pusat yang terkonfirmasi 20 orang. Rinciannya, 13 orang berada di Desa Jayamukti, 5 orang Desa Hegarmukti, dan 2 orang Desa Cicau.

Kemudian Kecamatan Babelan 8 orang, Cibarusah 2 orang, Cikarang Selatan 4 orang, Cikarang Barat 2 orang, Cikarang Timur 8 orang, Cikarang Utara 12 orang, Karangbahagia 10 orang, Serang Baru 3, Setu 4 orang. Kemudian Kecamatan Tambun Selatan sebanyak 52 orang, Tambun Utara 2 orang. (Baca: 3.022 Orang Terjaring Razia Masker pada PSBB Total Hari Pertama)

Sementara wilayah kecamatan yang masuk masih zona hijau dan tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19 di antaranya, Kecamatan Cabangbungin, Muaragembong, Sukakarya, Sukatani, Tambelang, dan Tarumajaya. Sementara dari 23 kecamatan tersebut yang memiliki kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 399 orang, dan yang suspek Covid-19 242 orang, probable 6 orang, dan terkonfirmasi positif 98 orang.”Hingga kini, kami masih melakukan pendataan, dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” tegasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved