Badan Geologi dan ESDM Jabar Apresiasi Program Konservasi-Pengelolaan Air di Ciherang
Kamis, 04 Desember 2025 - 16:20 WIB
loading...
Badan Geologi Kementerian ESDM dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat mengapresiasi pengelolaan sumber daya air di Ciherang, Bogor. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Geologi Kementerian ESDM dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat mengapresiasi pengelolaan sumber daya air di Ciherang, Bogor. Instansi tersebut kemudian melakukan penanaman pohon di kawasan konservasi Pancawati, Caringin.
Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengapresiasi kepatuhan pabrik AQUA di Ciherang dalam menjaga keseimbangan neraca sumber daya air, termasuk pengelolaan air tanah.
Baca juga: Mitigasi Perubahan Iklim, Penanaman Pohon Serentak Terus Berlanjut
Kepatuhan tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kewajiban sebagai pemegang izin sesuai regulasi antara lain dengan memastikan pengambilan debit air tidak melebihi batas izin, membangun sumur imbuhan atau resapan, menyediakan sumur pantau, serta melakukan pelaporan secara konsisten.
Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirtoyuliono menekankan pentingnya edukasi publik untuk mencegah salah persepsi terkait pengelolaan sumber daya air. “Mari bersama-sama mengoptimalkan sumber daya air bagi masyarakat sambil memastikan keberlanjutannya,” katanya, Kamis (4/12/2025).
Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia Karyanto Wibowo menjelaskan AQUA menerapkan pengelolaan sumber daya air berbasis lanskap, termasuk skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) dan kebijakan perlindungan air tanah dalam. “Keberlanjutan bukan hanya menjaga kualitas dan kuantitas air, tetapi membangun ekosistem yang sehat dan inklusif,” ujarnya.
Program konservasi yang divalidasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menanam lebih dari 2,6 juta pohon, membangun 2.500 sumur resapan, 22.000 rorak, dan mengelola 17 taman keanekaragaman hayati di sekitar pabrik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera, dan Sulawesi.
Di Sub DAS Cisadane Hulu, pabrik AQUA Ciherang menanam 51.000 pohon, membangun 76 sumur resapan, 1.150 rorak, 9.000 lubang biopori, 51 embung/PAH, serta memberi akses air bersih bagi lebih dari 7.000 jiwa.
Kunjungan ini menegaskan kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian sumber daya air serta mendukung keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. Kunjungan ini juga membuktikan keterbukaan produsen air mineral ternama itu dalam memberikan akses pada pemerintah terkait kepatuhan standar mutu dan semua ketentuan yang telah diwajibkan pemerintah.
Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan (PATGTL) Badan Geologi Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengapresiasi kepatuhan pabrik AQUA di Ciherang dalam menjaga keseimbangan neraca sumber daya air, termasuk pengelolaan air tanah.
Baca juga: Mitigasi Perubahan Iklim, Penanaman Pohon Serentak Terus Berlanjut
Kepatuhan tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan kewajiban sebagai pemegang izin sesuai regulasi antara lain dengan memastikan pengambilan debit air tidak melebihi batas izin, membangun sumur imbuhan atau resapan, menyediakan sumur pantau, serta melakukan pelaporan secara konsisten.
Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Tirtoyuliono menekankan pentingnya edukasi publik untuk mencegah salah persepsi terkait pengelolaan sumber daya air. “Mari bersama-sama mengoptimalkan sumber daya air bagi masyarakat sambil memastikan keberlanjutannya,” katanya, Kamis (4/12/2025).
Senior Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia Karyanto Wibowo menjelaskan AQUA menerapkan pengelolaan sumber daya air berbasis lanskap, termasuk skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) dan kebijakan perlindungan air tanah dalam. “Keberlanjutan bukan hanya menjaga kualitas dan kuantitas air, tetapi membangun ekosistem yang sehat dan inklusif,” ujarnya.
Program konservasi yang divalidasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menanam lebih dari 2,6 juta pohon, membangun 2.500 sumur resapan, 22.000 rorak, dan mengelola 17 taman keanekaragaman hayati di sekitar pabrik yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera, dan Sulawesi.
Di Sub DAS Cisadane Hulu, pabrik AQUA Ciherang menanam 51.000 pohon, membangun 76 sumur resapan, 1.150 rorak, 9.000 lubang biopori, 51 embung/PAH, serta memberi akses air bersih bagi lebih dari 7.000 jiwa.
Kunjungan ini menegaskan kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian sumber daya air serta mendukung keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang. Kunjungan ini juga membuktikan keterbukaan produsen air mineral ternama itu dalam memberikan akses pada pemerintah terkait kepatuhan standar mutu dan semua ketentuan yang telah diwajibkan pemerintah.
(jon)
Lihat Juga :