Lepas Pawai Natal 2025, Menko Polkam: Merauke Daerah yang Rukun dan Inklusif
Selasa, 02 Desember 2025 - 15:23 WIB
loading...
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melepas Kirab Budaya dan arak-arakan Pawai Natal Nasional 2025 di Kota Merauke. Foto/istimewa
A
A
A
MERAUKE - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melepas Kirab Budaya dan arak-arakan Pawai Natal Nasional 2025 di Kota Merauke.
"Diharapkan Pawai Natal sebagai wujud perayaan iman yang membawa pesan damai, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan Merauke sebagai daerah yang rukun dan inklusif," katanya Selasa (2/12/2025).
Dalam agenda kunjungan ke Merauke, Djamari Chaniago didampingi Kepala Badan Intelijen (BIN) Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra beserta rombongan dalam rangka menjaga stabilitas nasional dan persatuan bangsa tetap terjalin di akhir tahun yang merupakan periode yang rawan terjadinya gangguan keamanan
Baca juga: Menko Polkam dan Mendagri Tekankan Sinergi Nasional dalam Pengelolaan Perbatasan
Djamari mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. "Mari kita kita mendukung peran TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Para Tokoh Agama, dan tokoh masyarakat dalam memastikan suasana tetap damai, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Papua Selatan," ujarnya
Djamari juga menambahkan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Papua Selatan. Pemerintah hadir untuk meningkatkan kesejahteraan memperkuat pelayanan publik, serta memastikan negara melindungi seluruh warga tanpa terkecuali
Djamari juga memberikan pengarahan pada kepada para Dansat TNI, Polri dan Forkopimda Provinsi Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Papua Selatan.
Baca juga: Korlantas Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru 20 dan 24 Desember, Arus Balik 28 Desember dan 4 Januari
Djamari juga menegaskan kembali bahwa keamanan di Papua Selatan memiliki dimensi yang kompleks, melibatkan banyak faktor, baik yang bersifat eksternal maupun internal.
"Oleh karena itu, keberhasilan kita menjaga kedamaian di wilayah ini tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik ataupun penegakan hukum semata, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat, serta memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan budaya," tegasnya
D isamping kegiatan memberikan pengarahan kepada TNI-Polri dan Forkopimda, Menko Polkam bersama Kepala BIN juga melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gereja di Komando Daerah Militer XXIV/Mandala Trikora.
Selanjutnya, Menko Polkam beserta rombongan melakukan peninjauan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, guna memastikan daerah perbatasan dalam kondisi aman dan menerima langsung laporan-laporan terkini terkait PLBN Sota.
Djamari juga menegaskan penguatan pembangunan wilayah perbatasan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, karena perbatasan merupakan garis terdepan kedaulatan negara
"Pentingnya mengembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan supaya tidak terlalu tertinggal dan berimbang dengan daerah lain, termasuk agar tidak terlalu bergantung pada negara tetangga,” jelasnya.
Dalam kunjungan ke sejumlah titik di Papua Selatan, Djamari didampingi oleh Kepala BIN, Panglima Kodam XXIV/Mandala, Gubernur Papua Selatan, Bupati Mereuke dan Forkopimda Provinsi Selatan serta tokoh masyarakat.
"Diharapkan Pawai Natal sebagai wujud perayaan iman yang membawa pesan damai, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan Merauke sebagai daerah yang rukun dan inklusif," katanya Selasa (2/12/2025).
Dalam agenda kunjungan ke Merauke, Djamari Chaniago didampingi Kepala Badan Intelijen (BIN) Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra beserta rombongan dalam rangka menjaga stabilitas nasional dan persatuan bangsa tetap terjalin di akhir tahun yang merupakan periode yang rawan terjadinya gangguan keamanan
Baca juga: Menko Polkam dan Mendagri Tekankan Sinergi Nasional dalam Pengelolaan Perbatasan
Djamari mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban. "Mari kita kita mendukung peran TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Para Tokoh Agama, dan tokoh masyarakat dalam memastikan suasana tetap damai, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Papua Selatan," ujarnya
Djamari juga menambahkan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Papua Selatan. Pemerintah hadir untuk meningkatkan kesejahteraan memperkuat pelayanan publik, serta memastikan negara melindungi seluruh warga tanpa terkecuali
Djamari juga memberikan pengarahan pada kepada para Dansat TNI, Polri dan Forkopimda Provinsi Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Papua Selatan.
Baca juga: Korlantas Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru 20 dan 24 Desember, Arus Balik 28 Desember dan 4 Januari
Djamari juga menegaskan kembali bahwa keamanan di Papua Selatan memiliki dimensi yang kompleks, melibatkan banyak faktor, baik yang bersifat eksternal maupun internal.
"Oleh karena itu, keberhasilan kita menjaga kedamaian di wilayah ini tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik ataupun penegakan hukum semata, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat, serta memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan budaya," tegasnya
D isamping kegiatan memberikan pengarahan kepada TNI-Polri dan Forkopimda, Menko Polkam bersama Kepala BIN juga melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gereja di Komando Daerah Militer XXIV/Mandala Trikora.
Selanjutnya, Menko Polkam beserta rombongan melakukan peninjauan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, guna memastikan daerah perbatasan dalam kondisi aman dan menerima langsung laporan-laporan terkini terkait PLBN Sota.
Djamari juga menegaskan penguatan pembangunan wilayah perbatasan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, karena perbatasan merupakan garis terdepan kedaulatan negara
"Pentingnya mengembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan supaya tidak terlalu tertinggal dan berimbang dengan daerah lain, termasuk agar tidak terlalu bergantung pada negara tetangga,” jelasnya.
Dalam kunjungan ke sejumlah titik di Papua Selatan, Djamari didampingi oleh Kepala BIN, Panglima Kodam XXIV/Mandala, Gubernur Papua Selatan, Bupati Mereuke dan Forkopimda Provinsi Selatan serta tokoh masyarakat.
(cip)
Lihat Juga :