BNPB: Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga Masih Terisolir, Banyak Warga Terjebak
Minggu, 30 November 2025 - 16:53 WIB
loading...
Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga dua daerah yang masih terisolir akibat banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut. Foto/SindoNews
A
A
A
TAPANULI TENGAH - Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga menjadi dua lokasi yang mendapatkan perhatian khusus dalam penanganan banjir. Dua lokasi itu masih terisolir akibat bencana longsor.
"Kenapa ini mendapat perhatian penuh? Karena terisolir. Jadi Tapanuli Tengah hanya bisa dicapai lewat udara. Di Tapanuli Tengah itu ada Kota Sibolga. Nah Kota Sibolga hanya bisa dicapai lewat darat dari Tapanuli Tengah atau lewat laut," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto dalam Rakor Penanganan Bencana di 3 Provinsi, Minggu (30/11/2025).
Bahkan hingga hari ini jalur transportasi dari Tapanuli Tengah menuju Kota Sibolga masih terputus. Menurut Suharyanto, sekitar 50 kilomete jalur tertutup akibat material longsor.
"Dari Tapanuli ke Sibolga ini belum bisa tembus karena di sini ada longsoran yang sangat panjang. Di sini kalau di lapangan praktis hampir 50 kilometer yang tertutup," ungkap Suharyanto.
Baca juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
Suharyanto mengungkap Satgas yang terdiri dari TNI-Polri sudah diterjunkan untuk melakukan operasi pembukaan jalur darat tersebut. Meski demikian, operasi itu masih membutuhkan waktu hingga empat hari.
"Satgas gabungan TNI-Polri ini sudah berusaha membuka (jalur) dan menurut penjelasan dari Dandim, paling tidak butuh 3-4 hari lagi untuk tembus," jelas dia.
Di jalur itu juga, menurut Suharyanto banyak pengendara yang terjebak. Masyarakat yang terjebak di sini akan diberikan bantuan logistik melalui jalur udara.
"(Pengendara terjebak) Mereka menunggu tembusnya jalan menuju Sibolga, itu ada beberapa pejalan yang terjebak sudah beberapa hari. Tapi kami dropping logistik baik melalui udara atau darat," ucapnya.
"Kenapa ini mendapat perhatian penuh? Karena terisolir. Jadi Tapanuli Tengah hanya bisa dicapai lewat udara. Di Tapanuli Tengah itu ada Kota Sibolga. Nah Kota Sibolga hanya bisa dicapai lewat darat dari Tapanuli Tengah atau lewat laut," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto dalam Rakor Penanganan Bencana di 3 Provinsi, Minggu (30/11/2025).
Bahkan hingga hari ini jalur transportasi dari Tapanuli Tengah menuju Kota Sibolga masih terputus. Menurut Suharyanto, sekitar 50 kilomete jalur tertutup akibat material longsor.
"Dari Tapanuli ke Sibolga ini belum bisa tembus karena di sini ada longsoran yang sangat panjang. Di sini kalau di lapangan praktis hampir 50 kilometer yang tertutup," ungkap Suharyanto.
Baca juga: Update Korban Banjir-Tanah Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 316 Orang Meninggal Dunia
Suharyanto mengungkap Satgas yang terdiri dari TNI-Polri sudah diterjunkan untuk melakukan operasi pembukaan jalur darat tersebut. Meski demikian, operasi itu masih membutuhkan waktu hingga empat hari.
"Satgas gabungan TNI-Polri ini sudah berusaha membuka (jalur) dan menurut penjelasan dari Dandim, paling tidak butuh 3-4 hari lagi untuk tembus," jelas dia.
Di jalur itu juga, menurut Suharyanto banyak pengendara yang terjebak. Masyarakat yang terjebak di sini akan diberikan bantuan logistik melalui jalur udara.
"(Pengendara terjebak) Mereka menunggu tembusnya jalan menuju Sibolga, itu ada beberapa pejalan yang terjebak sudah beberapa hari. Tapi kami dropping logistik baik melalui udara atau darat," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :